Bekerja sesuai pesanan politik, reputasi KPK bisa habis

Sabtu, 08 Juni 2013 - 01:43 WIB
Bekerja sesuai pesanan...
Bekerja sesuai pesanan politik, reputasi KPK bisa habis
A A A
Sindonews.com - Kinerja Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam memberantas korupsi kerap kali menyeret elite partai politik. Hal ini membuat KPK ditengarai bekerja sesuai agenda politik penguasa pemerintahan.

Namun hal itu dipandang tidak tepat oleh pengamat politik dari Universitas Parahyangan Asep Warlan. Menurutnya KPK tidak akan bekerja sesuai dengan agenda politik penguasa, terlebih jelang pemilu 2014 makin banyak elite partai yang dijerat oleh KPK.

"Kalau sampai ada pesanan politik, bisa habis KPK, reputasinya habis, citranya habis betul. Jadi menurut saya tidak mungkin KPK bekerja dengan agenda politik tertentu," ujar Asep, Sabtu (8/6/2013).

Bahwa kinerja KPK akan selalu dikaitkan tafsir-tafsir yang berbeda dari kalangan masyarakat, menurut Asep hal itu wajar. Sehingga menurutnya kinerja KPK akan selalu berimplikasi politik "KPK bekerja dengan implikasi politik karan selalu dikaitkan dengan agenda politik yang ada saat ini," kata Asep.

Menurutnya upaya KPK memberantas korupsi yang kebetulan belakangan mulai menyeret sejumlah elite partai politik, seperti mantan Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Luthfi Hasan Ishaaq, yang diduga terlibat dalam dugaan korupsi impor daging sapi di Kementerian Pertanian.

Dan nama salah satu Ketua DPP Partai Golongan Karya yang juga Wakil Anggota DPR Priyo Budi Santoso, yang disebut-sebut terlibat dalam kasus korupsi yang tengah ditangani KPK, merupakan penanganan kasus hukum yang didasari bukti hukum, dan bukan menjalankan agenda politik penguasa.
(lal)
Berita Terkait
Puji Firli dkk Tangkap...
Puji Firli dkk Tangkap 8 Kepala Daerah Sepanjang 2022, Pengamat: Bakal Lebih Kencang Jelang Pemilu
Soal Integritas KPK
Soal Integritas KPK
Kinerja KPK Mundur?
Kinerja KPK Mundur?
SENGKARUT KASUS BLBI
SENGKARUT KASUS BLBI
Menimbang Remunerasi...
Menimbang Remunerasi dan Kinerja KPK
Menko Luhut Kritik OTT...
Menko Luhut Kritik OTT KPK, Begini Faktanya
Berita Terkini
Jamu Presiden Steinmeier,...
Jamu Presiden Steinmeier, Prabowo Sebut Jerman Jadi Inspirasi Inovasi Teknologi
Telusuri Aset Tersangka...
Telusuri Aset Tersangka Kasus Kuota Haji, KPK Periksa Pengelola Apartemen
Tahun Baru Islam, Menag:...
Tahun Baru Islam, Menag: Momentum Pentingnya Dialog dan Merangkul Perbedaan
KPU Kaji Penerapan E-Voting...
KPU Kaji Penerapan E-Voting untuk Pemilu di Luar Negeri, Ini Alasannya
Akui Program Pemerintah...
Akui Program Pemerintah Banyak Kekurangan, Wapres Gibran: Kita Perbaiki Bersama
Megawati Tegaskan Prabowo...
Megawati Tegaskan Prabowo Bukan Musuh: Itu Teman Saya
Infografis
4 Perempuan yang Mengguncang...
4 Perempuan yang Mengguncang Politik Global Sepanjang 2025
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved