Ruhut: Spanduk penolakan kenaikan BBM pencitraan PKS

Selasa, 04 Juni 2013 - 12:40 WIB
Ruhut: Spanduk penolakan...
Ruhut: Spanduk penolakan kenaikan BBM pencitraan PKS
A A A
Sindonews.com - Politikus Partai Demokrat, Ruhut Sitompul menilai spanduk penolakan kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi oleh Partai Keadilan Sejahtera merupakan bagian dari pencitraan.

Spanduk penolakan itu tak hanya beredar di Jakarta, tapi juga di sejumlah kota besar lainnya.

Menurut Ruhut, pencitraan itu terpaksa dilakukan karena PKS khawatir dengan hasil polling sejumlah lembaga survei. Karena itu, PKS sedang menjadi dukungan publik.

"Enggak hanya di Jakarta, makin jelas terlihat PKS takut menunggu hasil polling, yang biasanya ada diumumkan. Oleh semua lembaga polling di mana saya yakin PKS akan anjlok. Dengan spanduk-spanduk itu dia pencitraan, dia jemput bola," kata Ruhut di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, Selasa (4/6/2013).

Dengan sikap berseberangan dengan keinginan pemerintah maka Ruhut menilai PKS sama dengan partai oposisi seperti PDI Perjuangan yang menolak kebijakan tersebut. Termasuk menolak Bantuan Langsung Sementara (BLSM) sebagai kompensasi dari kenaikan BBM.

"Dia terlihat tidak cerdas kaitan mengkritisi BLSM dan dia sama dengan PDIP. Apabila BBM dinaikkan, karena lihat subsidi yang menikmati menengah ke atas 70 persen, karna itu rakyat dukung naik tapi disertai BLSM," tukasnya.

"Spanduk itu pencitran. Itu ada di Padang, Kalimantan, dalam rangka pencitraan," tuntasnya.
(lns)
Berita Terkait
PKS Gelontorkan Bantuan...
PKS Gelontorkan Bantuan untuk Warga Jateng
Daftar Lengkap Susunan...
Daftar Lengkap Susunan Dewan Pimpinan Tingkat Wilayah PKS Periode 2025-2030
Profil Singkat 3 Kader...
Profil Singkat 3 Kader PKS yang Berpeluang Ramaikan Pilpres 2024
Ketua Majelis Syura...
Ketua Majelis Syura PKS Periode 2025-2030 Ditentukan Pekan Ini
Anis Buka-bukaan soal...
Anis Buka-bukaan soal Misi Besar PKS
PKS Nilai Survei Kepercayaan...
PKS Nilai Survei Kepercayaan Publik ke Pemerintah Menurun Harus Jadi Alarm
Berita Terkini
Masa Penahanan Gus Yaqut...
Masa Penahanan Gus Yaqut Diperpanjang selama 30 Hari
Prabowo Minta Menkes...
Prabowo Minta Menkes Perluas CKG-Perkuat Penanggulangan TBC
Konflik PPP Banten Dinilai...
Konflik PPP Banten Dinilai Lebih dari Sekadar Pergantian Ketua
4 Oknum Prajurit TNI...
4 Oknum Prajurit TNI Terdakwa Penyiraman Air Keras ke Andrie Yunus Hari Ini Divonis
3 Guru Besar Kedokteran...
3 Guru Besar Kedokteran Bakal Jadi Saksi Ahli Dokter Tifa
Kasus Mega Korupsi BGN...
Kasus Mega Korupsi BGN dan Kitas-Kitap
Infografis
Harga BBM Pertamina...
Harga BBM Pertamina Resmi Turun Lagi per 1 Oktober 2024
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved