Tergiur Presiden 2014, karir Jokowi tamat

Selasa, 04 Juni 2013 - 09:18 WIB
Tergiur Presiden 2014,...
Tergiur Presiden 2014, karir Jokowi tamat
A A A
Sindonews.com - Pengamat politik dari Lingkar Madani untuk Indonesia (LIMA), Ray Rangkuti, menilai positif sikap Joko Widodo (Jokowi) yang tidak tergiur oleh beberapa hasil survei yang menempatkan posisinya paling tinggi sebagai capres 2013.

Menurutnya, baru satu tahun menjabat Gubernur DKI Jakarta ini, harusnya banyak hal bisa dibuktikan oleh Jokowi kepada warga Jakarta. Dan salah besar, jika Jokowi akhirnya mencalonkan diri menjadi Presiden 2014.

"Secara pribadi saya mendukung sikap Jokowi yang tidak terpengaruh untuk dicalonkan sebagai calon presiden. Sekalipun di berbagai survei dia sangat diunggulkan," ujar Ray Rangkuti kepada Sindonews.com, Selasa (4/6/2013).

Dia melanjutkan, bila Jokowi memaksakan diri untuk maju di pilpres, maka secara tidak langsung telah membuka ruang liberalisasi kekuasaan tanpa batas.

Satu hal, kata Ray, buah reformasi kini cenderung terlalu liberal. Intinya, Jokowi harus merealisasikan janjinya untuk merubah Jakarta.

"Baru satu tahun di DKI, banyak hal yang belum terkerjakan. Belum ada satu buktipun yang sudah dapat dinyatakan sukses," paparnya.

Selain itu, kata Ray, jika akhirnya Jokowi tergiur dengan jabatan RI 1, secara nalar, etika jabatannya hilang. Jokowi, lanjutnya, akan terlihat seperti banyak tokoh lain yang begitu mudahnya tergiur kekuasaan.

Jokowi belum selesai di Solo, terus jadi Gubernur DKI, kemudian ia digadang-gadang maju Capres. Hal itu, kesannya terjadi lompatan jabatan yang terlalu haus kekuasaan.

"Belum selesai di Solo pindah ke Jakarta, baru setahun di Jakarta lalu ke pilpres. Kesannya lompatan-lompatan ini ambisius dan juga haus kekuasaan," jelasnya.

Kendati demikian, kans Jokowi selalu terbuka untuk capres, bila kinerjanya bagus di DKI. Tidak mustahil ia menjadi kandidat paling bersinar Tahun 2014 mendatang. Namun, semuanya tergantung Jokowi dan masyarakat pemilih.
(lns)
Berita Terkait
Demokrat Gabung KIM,...
Demokrat Gabung KIM, Politikus PDIP: Mengingatkan Pilpres 2014
SMRC Prediksi Elektabilitas...
SMRC Prediksi Elektabilitas Ganjar Bisa Lampaui Jokowi saat Pilpres 2014
Gerindra Masih Berusaha...
Gerindra Masih Berusaha Rayu PAN, Ingatkan Pilpres 2014 dan 2019
Hasto Optimistis Sejarah...
Hasto Optimistis Sejarah Tradisi Kemenangan 2014 dan 2019 Kembali Terukir di Pilpres 2024
Inflasi Terendah Sejak...
Inflasi Terendah Sejak 2014, Ini Faktor Utamanya
Rakernas PDIP Rekomendasikan...
Rakernas PDIP Rekomendasikan Perpanjangan Masa Jabatan Kades Jadi 9 Tahun
Berita Terkini
OTT BPK, KPK: Ada Permintaan...
OTT BPK, KPK: Ada Permintaan Fee Rp1,6 Miliar untuk Ubah Hasil Audit di Muara Enim
Anggota Polri yang Duduki...
Anggota Polri yang Duduki Jabatan di Luar Struktur Tak Perlu Mundur selama Penugasan Negara
Kejagung Tetapkan Tersangka...
Kejagung Tetapkan Tersangka Baru Dugaan Korupsi MBG, Berperan Atur Mitra dan Titik Dapur
Prabowo dan Jusuf Kalla...
Prabowo dan Jusuf Kalla Bahas Isu Global hingga Swasembada Energi
OTT KPK di BPK Berujung...
OTT KPK di BPK Berujung 5 Tersangka, Bupati Muara Enim Edison Ikut Terjerat
Nanik S Deyang Merapat...
Nanik S Deyang Merapat ke Istana, Mau Lapor Efisiensi Anggaran MBG
Infografis
Delcy Rodriguez, Presiden...
Delcy Rodriguez, Presiden Sementara Venezuela yang Dijuluki Harimau
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved