Spanduk PKS soal BBM perlawanan terhadap pemerintah

Senin, 03 Juni 2013 - 13:37 WIB
Spanduk PKS soal BBM...
Spanduk PKS soal BBM perlawanan terhadap pemerintah
A A A
Sindonews.com - Banyaknya spanduk penolakan kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dianggap sebagai salah satu bentuk perlawanan terhadap pemerintah.

"Tapi ini sudah mengkampanyekan merupakan bentuk perlawanan pemerintah yang notebene mereka bagian dari pemerintah," kata Ketua DPP Partai Demokrat, Sutan Bhatoegana di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, Senin (3/6/2013).

"Ini koalisi basa-basi enaknya mau anaknya enggak mau, jadi sudah mainkan anak orang tapi nongol anak dia enggak mau," sambungnya.

Menurut Sutan, PKS hanya perlu mendukung langkah kenaikan BBM bersubsidi tanpa harus menanggung akibat dari kenaikan itu.

"Ketika kebijakan yang pahit rasanya untuk menyelamatkan bangsa, kok mereka menolak, kalau diam saja nggak ada masalah," terangnya.

Lebih lanjut dia, Partai Demokrat juga sebenarnya tidak setuju harga BBM bersubsidi dinaikkan. Namun, itu merupakan langkah terakhir yang harus dtempuh oleh pemerintah.

"Kami enggak setuju tapi patuh pada koalisi karena kami ada di dalam, tapi kami tidak bertanggung jawab itu jauh lebih manis ketimbang berkampanye," kata Sutan.

"Koalisi ini harus seiring sejalan seiring sekata duduk sama rendah berdiri sama tinggi, beda pendapat biasa, pukul meja biasa, tapi ketika keputusan A semestinya koalisi mendukung," tuntasnya.
(lns)
Berita Terkait
PKS Gelontorkan Bantuan...
PKS Gelontorkan Bantuan untuk Warga Jateng
Daftar Lengkap Susunan...
Daftar Lengkap Susunan Dewan Pimpinan Tingkat Wilayah PKS Periode 2025-2030
Profil Singkat 3 Kader...
Profil Singkat 3 Kader PKS yang Berpeluang Ramaikan Pilpres 2024
Ketua Majelis Syura...
Ketua Majelis Syura PKS Periode 2025-2030 Ditentukan Pekan Ini
Anis Buka-bukaan soal...
Anis Buka-bukaan soal Misi Besar PKS
PKS Ajak Gema Keadilan...
PKS Ajak Gema Keadilan Jadi Inkubator Pemimpin Muda
Berita Terkini
Prabowo Pimpin Ratas...
Prabowo Pimpin Ratas selama 3,5 Jam di Istana, Ini yang Dibahas
Hakim Kabulkan Eksepsi...
Hakim Kabulkan Eksepsi Dokter Tifa, Khozinudin Sebut Tidak Ada Kejelasan tentang Ijazah Jokowi
Kejagung: Jadi Deputi...
Kejagung: Jadi Deputi di BGN, Ketut Sumedana Tak Lagi Jabat Kajati Sumsel
PSHKP Resmi Diluncurkan,...
PSHKP Resmi Diluncurkan, Siap Perkuat Tata Kelola Hukum dan Keuangan Publik
Penampakan Alphard yang...
Penampakan Alphard yang Disita KPK Terkait Kasus Bupati Lombok Barat
Eksepsi Dokter Tifa...
Eksepsi Dokter Tifa Dikabulkan, Relawan Jokowi: Jangan Salah Paham, Perkara Belum Selesai
Infografis
10 Negara Menaikkan...
10 Negara Menaikkan Harga BBM Akibat Perang AS-Iran, Banyak Tetangga RI
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved