Harusnya SBY tak terima Statesman Award

Sabtu, 01 Juni 2013 - 02:18 WIB
Harusnya SBY tak terima...
Harusnya SBY tak terima Statesman Award
A A A
Sindonews.com - Meski diwarnai protes, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) seperti tak menggubris. SBY tetap menerima penghargaan kenegaraan dari Yayasan Antaragama Amerika Serikat.

Menanggapi hal itu, Ketua SETARA Institute Hendardi mengatkan, memberi dan menerima itu adalah hak dan jelas tidak bisa dihalang-halangi.

Namun sebagai sebagai Presiden RI, SBY semestinya tidak terlalu mudah menerima sebuah penghargaan, karena penghargaan tersebut berhubungan dengan kinerja.

"Jadi penghargaan yang tidak berbanding lurus dengan kinerja yang dilakukannya terkait pemajuan kebebasan beragama dan berkeyakinan justru telah mencoreng wajah Indonesia," tukas Hendardi, Sabtu (1/6/2013).

Menurutnya, kegemaran menerima penghargaan itulah yang harus menjadi bahan koreski dan introspeksi para pejabat publik.

Sebab, penghargaan tersebut tidak akan banyak manfaat untuk Indonesia dan diplomasi politik luar negeri Indonesia.

"Justru merupakan tamparan bagi korban pelanggaran kebebasan beragama dan berkeyakinan serta kelompok minoritas lainnya," tukasnya.

Kekhawatiran justru muncul penghargaan itu akan menjadi alat proteksi bagi SBY atas kelemahan kinerjanya dalam pemajuan kebebesan beragama dan berkeyakinan dan pemajuan HAM pada umumnya.

Seperti diketahui, SBY menerima penghargaan negarawan dunia atau biasa dikenal World Statesman Award. Penyerahan anugerah ini diserahkan di kantor yayasan Appeal of Conscience Foundation (ACF) di New York, Amerika Serikat (AS).

Penghargaan yang diberikan oleh yayasan ACF ini merupakan bentuk anugerah kepada SBY yang dinilai mampu mempromosikan kebebasan beragama dan menjaga toleransi di Indonesia.

Penghargaan ini diserahkan langsung kepada SBY oleh mantan Menlu AS Henry Kissinger dan Rabi Arthur Schneier.
(lns)
Berita Terkait
AHY Ngaku Tak Mudah...
AHY Ngaku Tak Mudah Sandang Nama Besar Yudhoyono: Kadang Ingin Protes
Demokrat Sedang Panas,...
Demokrat Sedang Panas, SBY Bertemu Dubes Uni Eropa
SBY Ajak Penonton Pestapora...
SBY Ajak Penonton Pestapora 2024 Nyanyi Lagu Pelangi di Matamu
SBY Jadi Magnet Penonton...
SBY Jadi Magnet Penonton Pestapora 2024 Hari Pertama
SBY Duet Bareng Yuni...
SBY Duet Bareng Yuni Shara, hingga Sandy Sondoro di Pestapora 2024
Tampil di Pestapora...
Tampil di Pestapora 2024 Hari Pertama, SBY: Masih Ingat Aku?
Berita Terkini
FSP BUMN Bersatu Sebut...
FSP BUMN Bersatu Sebut Gelombang PHK Cerminkan Persoalan Struktural Ekonomi Nasional
BMKG: 48,9% Wilayah...
BMKG: 48,9% Wilayah Indonesia Masuk Musim Kemarau, Puncaknya Juli-September 2026
Retorika Visual Diplomasi...
Retorika Visual Diplomasi Prabowo dan Lukashenko
KPK: Bupati Langkat...
KPK: Bupati Langkat Minta Upeti Proyek hingga Terima Gratifikasi Pengadaan Seragam Sekolah
AAI Satukan Kepengurusan...
AAI Satukan Kepengurusan lewat Munaslub Bersama di Jakarta
2 Brigjen Naik Jadi...
2 Brigjen Naik Jadi Irjen Pol usai Dapat Promosi Jabatan pada Juni 2026, Ini Nama dan Profilnya
Infografis
7 Alasan Dunia Tak Menghukum...
7 Alasan Dunia Tak Menghukum Trump dan Netanyahu meski AS-Israel Bom Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved