Terpopuler, Jokowi tak serius tanggapi hasil survei

Rabu, 29 Mei 2013 - 14:28 WIB
Terpopuler, Jokowi tak...
Terpopuler, Jokowi tak serius tanggapi hasil survei
A A A
Sindonews.com - Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo tidak menanggapi serius hasil lembaga survei yang menempatkan dirinya sebagai calon presiden (Capres) 2014. Dia sedang memikirkan hak interpelasi DPRD DKI Jakarta soal Karta Jakarta Sehat (KJS).

Kata pria yang biasa disapa Jokowi ini mengatakan, terkait isu pencalonan dirinya menjadi Presiden 2014 sepenuhnya diserahkan kepada Megawati Soekarno Putri selaku Ketua Umum Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP).

"Jangan tanya saya dong, tanyakan ke beliau (Megawati). Kalau saya tidak mikir. Mikir interpelasi sama impeachment saja bingung," kata Jokowi di Balai Kota DKI Jakarta, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Rabu (29/5/2013).

Jokowi melanjutkan, selama ini dirinya tidak mau memusingkan soal pencalonan dirinya sebagai Presiden 2014. Bahkan, setiap kali ditanya soal kepastian sebagai kandidat capres, Jokowi berulang kali menyatakan, dirinya hanya ingin berkonsentrasi menjadi Gubernur DKI Jakarta.

Menurut orang nomor sati di DKI Jakarta ini, untuk mengurus program KJS saja masih banyak pertentangan, sehingga dirinya belum merasa pantas untuk menjadi orang nomor satu di negeri ini yang mengurusi seluruh wilayah yang ada di Indonesia. "Wong ngurus KJS saja lompat-lompat ini. Tidak mikir (jadi presiden)," ujar Jokowi.

Seperti diketahui, hampir semua lembaga survei yang telah melakukan monitoring terhadap kandidat calon presiden 2014, nama Jokowi selalu mendapat tempat tertinggi dalam segi popularitas. Bahkan, Jokowi tidak pernah absen menempati urutan pertama dalam daftar survei.
(mhd)
Berita Terkait
Moderator Debat Capres...
Moderator Debat Capres 2014 Zainal Arifin Mochtar: 2024 Harus Menarik, Bukan Hanya Nanya dan Dijawab
Revisi UU Desa, Bacapres...
Revisi UU Desa, Bacapres Ganjar dan Puan Ungkap tentang Kesejahteraan
Inflasi Terendah Sejak...
Inflasi Terendah Sejak 2014, Ini Faktor Utamanya
Rakernas PDIP Rekomendasikan...
Rakernas PDIP Rekomendasikan Perpanjangan Masa Jabatan Kades Jadi 9 Tahun
Pemerintah Belum Tuntaskan...
Pemerintah Belum Tuntaskan Hak 2.747 Penyelenggara Pemilu 2014
Demokrat Gabung KIM,...
Demokrat Gabung KIM, Politikus PDIP: Mengingatkan Pilpres 2014
Berita Terkini
Sari Yuliati Terpilih...
Sari Yuliati Terpilih sebagai Ketum PPK Kosgoro 1957 Periode 2026-2031
Prabowo Berulang Kali...
Prabowo Berulang Kali Ingatkan Jajarannya, Tugas Berat adalah Melawan Korupsi
Kasus dr Tifa dan Roy...
Kasus dr Tifa dan Roy Suryo P-21, Akankah Polemik Ijazah Berakhir di Pengadilan?
Sangkal Menkeu dan Gubernur...
Sangkal Menkeu dan Gubernur BI Diganti, Mensesneg: Justru Harus Kita Perkuat
Usai Silmy Karim Ditahan...
Usai Silmy Karim Ditahan KPK, Kursi Wamen Imipas Dibiarkan Kosong
Kasus Korupsi MBG Jadi...
Kasus Korupsi MBG Jadi Alarm Integritas Yayasan, PFI Dorong Audit dan Pengawasan Ketat
Infografis
7 Alasan Dunia Tak Menghukum...
7 Alasan Dunia Tak Menghukum Trump dan Netanyahu meski AS-Israel Bom Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved