Abu sekam padi bisa kurangi radiasi

Sabtu, 27 April 2013 - 18:54 WIB
Abu sekam padi bisa...
Abu sekam padi bisa kurangi radiasi
A A A
Sindonews.com - Penggunaan isolator porselen dan gelas pada sistem tenaga listrik yang cenderung bertegangan semakin tinggi, saat ini kurang sesuai untuk digunakan di Indonesia.

Pasalnya, isolator jenis tersebut memiliki massa jenis yang cukup tinggi dan membutuhkan unit isolator yang banyak sehingga menyebabkan bertambahnya biaya pembangunan menara transmisi.

Disamping itu, proses pembuatan isolator porselen dan gelas harus menggunakan suhu di atas 1000 Celcius, sehingga usaha ke arah pabrikasi di era penghematan energi Indonesia menjadi kurang sesuai.

Melihat kondisi tersebut Arif Jaya berupaya mencari alternatif pengganti isolator porselen dan gelas, dengan memakai bahan polimer epoksipolisiloksan. Bahan tersebut memanfaatkan limbah abu sekam padi (RHA) sebagai material isolator tenaga listrik.

Arif menyampaikan, isolator polimer telah banyak digunakan pada saluran transmisi dan ditribusi. Kendati begitu, isolator polimer masih rentan terhadap pengaruh lingkungan seperti radiasi ultraviolet, temperatur, kelembaban, tekanan udara, curah hujan, dan polusi yang bisa menyebabkan terjadinya degradasi permukaan isolator.

"Penelitian yang dilakukan Berahim, 2005 memnunjukkan penggunaan polimer epoksi dengan menambahkan pengisi bahan terbukti dapat meningkatkan kinerja isolasi polimer jenis ini," ucapnya saat ujian terbuka Program Doktor di Fakultas Teknik UGM, Yogyakarta, Sabtu (27/4/2013).

Berawal dari penelitian itu, Arif mengembangkan penelitian lain dengan menambahkan penggunaan bahan pengisi silika aktif amorf yang berasal dari abu sekam padi. Menurut staf pengajar Universitas Muslim Indonesia (UMI) Makasar ini, penggunaan abu sekam padi dikarenakan di dalamnya banyak terkandung unsur silika aktif amorf yang bisa menghasilkan sifat hidrofobik atau tidak mudah berikatan dengan air.

“Pembuatan silika gel dari sekam padi memperlihatkan kandungan silika yang cukup besar yaitu 86,90 persen hingga 97,30 persen dari total berat,” ujarnya.

Hasil penelitian yang dilakukan Arif menunjukkan, bahwa kekuatan mekanis bahan isolasi polimer epoksi berbahan abu sekam padi (EP-RHA) menurun seiring dengan meningkatnya persentase bahan pengisi RHA dan polisiloksan.

"Adapun penurunan kekuatan tarik sebesar 73,74 persen, modulus tarik 76,89 persen dankekuatan tekan sebesar 79,77 persen," ungkapnya.

Selanjutnya, dari hasil analisis menggunakan scanning electron microscope (SEM) menunjukkan adanya retak mikro pada permukaan isolasi polimer EP-RHA baik untuk penuaan secara alami maupun dipercepat di laboratorium, namun tidak signifikan.

Sementara hasil pengukuran sudut kontak permukaan memperlihatkan bahwa semakin tinggi komposisi bahan pengisi RHA dan polisiloksan maka sudut kontak hidrofobiknya lebih besar.

Penggunaan bahan pengisi RHA tersebut membuat bahan isolasi menjadi semakin keras dan memiliki daya tembus terhadap radiasi sinar ultraviolet semakin berkurang. Selain itu pemakaian polisiloksan memberi sifat kemampuan menolak air pada bahan isolasi.

“Penggunaan bahan isolasi polimer EP-RHA di daerah tropis diprediksi memiliki waktu pelayanan atau umur terlama yaitu hingga 12,90 tahun sehingga sesuai jika dipakai sebagai bahan isolator tegangan tinggi di daerah beriklim tropis,” tambahnya.
(maf)
Berita Terkait
Pembelian Rafale dan...
Pembelian Rafale dan Pengembangan SDM Iptek
Hai Pelajar, Yuk Ikutan...
Hai Pelajar, Yuk Ikutan Doodle Art Science Contest dan Photography Contest
Kemajuan IPTEK Dorong...
Kemajuan IPTEK Dorong Pertumbuhan Ekonomi dan Inovasi
Presiden Tegaskan Kedudukan...
Presiden Tegaskan Kedudukan Pancasila sebagai Paradigma IPTEK
Peleburan Litbangjirap...
Peleburan Litbangjirap ke BRIN, Akademisi Anggap Kemunduran Iptek
Atasi Covid-19, Muhaimin...
Atasi Covid-19, Muhaimin Iskandar Dorong Penguasaan Iptek
Berita Terkini
Usai Silmy Karim Ditahan...
Usai Silmy Karim Ditahan KPK, Kursi Wamen Imipas Dibiarkan Kosong
Kasus Korupsi MBG Jadi...
Kasus Korupsi MBG Jadi Alarm Integritas Yayasan, PFI Dorong Audit dan Pengawasan Ketat
BI Rate Naik dan Rupiah...
BI Rate Naik dan Rupiah (tetap) Melemah
Penahanan Sudewo Dipindah...
Penahanan Sudewo Dipindah ke Semarang Jelang Sidang Perdana Kasusnya
Mensos Gus Ipul Tegaskan...
Mensos Gus Ipul Tegaskan Tak Ada Zona Aman untuk Korupsi di Kemensos
Alasan Natalius Pigai...
Alasan Natalius Pigai Usul Jabatan Utama Polri Bisa Diisi Sipil
Infografis
J-36 China Diklaim Bisa...
J-36 China Diklaim Bisa Pecundangi Pesawat Pengebom B-21 AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved