Bawaslu ingatkan parpol soal etika & moral bacaleg

Jum'at, 26 April 2013 - 11:45 WIB
Bawaslu ingatkan parpol...
Bawaslu ingatkan parpol soal etika & moral bacaleg
A A A
Sindonews.com - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) mengingatkan partai politik (parpol) agar memperhatikan etika dan moral, bakal calon anggota legislatif (bacaleg) yang telah didaftarkan ke Komisi Pemilihan Umum (KPU).

Komisioner Bawaslu Nasrullah menegaskan, meskipun syarat-syarat mengenai etika dan moral tidak tercantum dalam peraturan, namun melalui aduan masyarakat maka partai diminta untuk bisa menindaklanjuti laporan tersebut.

"Mudah-mudahan wilayah etik dan moral yang selama ini dikesampingkan dalam proses rekrutmen caleg, dan sebenarnya tidak dimasukkan dalam syarat formil dan tidak bisa menggugurkan, tetapi itu bisa jadi catatan serius bagi parpol agar parpol pun dapat memberi respon dan dipercaya lagi dari masyarakat," kata Nasrullah saat berbincang dengan wartawan di Jakarta, Jumat (26/4/2013).

Dikatakan dia, Bawaslu juga ikut mengawasi proses pendaftaran Bacaleg hingga penetapan daftar calon tetap (DCT), termasuk dalam proses verifikasi yang saat ini tengah dilakukan lembaga pemilihan itu.

"Pengawasan verifikasi, kita terjunkan empat sampai enam orang, jadi bukan bisa melihat langsung keperadaan di lapangan. Karena memang kan sangat banyak sekali data. Kita juga hati-hati dalam proses itu, jangan sampai kita merecoki mereka," tegasnya.

"Biarlah mereka bekerja dulu, yang penting kita lihat proses berjalan dengan baik dan yang terpenting keberadaan pengawas Pemilu, melegitimasi kebenaran atas sebuah pekerjaan. Sebab, proses ini juga akan berujung pada penyelesaian sengketa pemilu," lanjutnya.

Terakhir, dia mengimbau, agar masyarakat berperan aktif dalam menyampaikan laporannya terkait etika dan moral Bacaleg yang telah didaftarkan ke KPU.

"Pada prinsipnya, Bawaslu membuka ruang partisipasi publik dalam rangka memberi masukan terhadap Bacaleg yang sudah ada sekarang ini. Bawaslu akan merespon dan menyampaikan kepada ketua umum. Saya yakin seluruh ketua umum tidak akan mungkin mau anggota parlemen yang di wilayah etik dan moralitasnya dilakukan," tuntasnya.
(mhd)
Berita Terkait
Pemerintah Belum Tuntaskan...
Pemerintah Belum Tuntaskan Hak 2.747 Penyelenggara Pemilu 2014
DPR Minta Pemerintah...
DPR Minta Pemerintah Bayar Uang Penghargaan Penyelenggara Pemilu 2014
Kebocoran Data Pemilih...
Kebocoran Data Pemilih Pemilu 2014, Ini Kata KPU DIY
Capaian Partai Gerindra...
Capaian Partai Gerindra di Pemilu 2009, 2014, dan 2019
Peretas Diduga Bobol...
Peretas Diduga Bobol Data Pemilih Pemilu 2014 Melalui KPU
Data Pemilih Pemilu...
Data Pemilih Pemilu 2014 Diduga Dibobol, Termasuk DPT Bantul
Berita Terkini
Panitia Mubes Kosgoro...
Panitia Mubes Kosgoro 1957 Terima Dokumen Lengkap Caketum La Ode Safiul Akbar
Islah Bahrawi Mengaku...
Islah Bahrawi Mengaku Dapat Intimidasi dari OTK, Rumah Diintai hingga Aktivitasnya Dibuntuti
Bahaya Romantisasi Oligarki...
Bahaya Romantisasi Oligarki Putih
Penunjukan Kepala BGN...
Penunjukan Kepala BGN Baru Dinilai Tepat untuk Membenahi MBG
KPK Lelang 106 Lot Barang...
KPK Lelang 106 Lot Barang Rampasan Korupsi dari 26 Perkara, Ada Handphone hingga Bidang Tanah
Geledah Rumah Silmy...
Geledah Rumah Silmy Karim, KPK Yakin Ada Bukti Tambahan
Infografis
Raja YordaniaTolak Gagasan...
Raja YordaniaTolak Gagasan Trump soal Pencaplokan Gaza
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved