Ini kisah tim robot UGM juarai kompetisi
Rabu, 24 April 2013 - 14:29 WIB
Ini kisah tim robot UGM juarai kompetisi
A
A
A
Sindonews.com - Indonesia boleh berbangga, pasalnya, tim robot Universitas Gajah Mada (UGM) berhasil menjadi juara di dua kompetisi robot di Amerika Serikat (AS).
Ketua Delegasi Tim Robot Indonesia sekaligus Dekan Fakultas MIPA UGM Pekik Nurwantoro mengatakan, kompetisi Robogames yang berlangsung di California, AS tersebut, tim robot UGM menjadi satu-satunya wakil Indonesia.
Diketahui, ketiga mahasiswa UGM yang berhasil menjuarai kompetisi robot itu adalah Malik Khidir (Fakultas Matematika-IPA), Agus B Budiyanto (Fakultas Teknik), Bachtiar C Permana (Sekolah Vokasi).
Menurut Pekik, tanpa bimbingan, bahkan oleh ketua tim pembimbing tim robot UGM Heru SB Rochardjo, Pekik mengaku salut pada Malik dan kawan-kawan yang mampu mendulang dua emas dan satu perak. “Kami hanya sempat titipkan mereka pada pihak Konjen (Konsulat Jenderal) RI di New York, sampai mereka menunggu kompetisi selanjutnya,” kata Pekik di Yogyakarta, Selasa (24/4/2013).
Tim robot UGM sendiri membawa enam robot untuk ikut dalam dua kompetisi robot di Amerika Serikat. Diceritakan Pekik, saat kompetisi Trinity robot contest berlangsung, robot berkaki dari UGM sempat mengalami masalah di putaran kedua, namun dapat diatasi dan robot bisa menyelesaikan pertandingan. “Setiap pertandingan ada tiga putaran, meski ada masalah, robot mereka bisa menyelesaikan tugas memadamkan api dengan waktu lebih cepat,” katanya.
Dikatakan Pekik, Malik Khidir sempat mengabari orang tuanya di Indonesia atas kemenangan tim robot UGM. Dalam kabar tersebut Malik mengaku sangat bangga meski awalnya tak menyangka bisa dinobatkan sebagai pemenang. "Alhamdulillah... Ya Allah. Tim Robot UGM juara satu tingkat internasional," ucap Malik saat memberi kabar tersebut.
Dalam kedua kontes tingkat internasional ini, Tim UGM menampilkan Robot-1 DA UGM, robot cerdas katagori pemadam api berkaki. Menurut Pembimbing Tim Robot UGM kategori Pemadam Api Senior Beroda dan Berkaki Heru, persaingan di kategori ini cukup ketat dengan Tim Robot dari negara-negara lainnya. "Pada kategori ini, Tim Robot China adalah lawan terberat kita," tambahnya.
Ketua Delegasi Tim Robot Indonesia sekaligus Dekan Fakultas MIPA UGM Pekik Nurwantoro mengatakan, kompetisi Robogames yang berlangsung di California, AS tersebut, tim robot UGM menjadi satu-satunya wakil Indonesia.
Diketahui, ketiga mahasiswa UGM yang berhasil menjuarai kompetisi robot itu adalah Malik Khidir (Fakultas Matematika-IPA), Agus B Budiyanto (Fakultas Teknik), Bachtiar C Permana (Sekolah Vokasi).
Menurut Pekik, tanpa bimbingan, bahkan oleh ketua tim pembimbing tim robot UGM Heru SB Rochardjo, Pekik mengaku salut pada Malik dan kawan-kawan yang mampu mendulang dua emas dan satu perak. “Kami hanya sempat titipkan mereka pada pihak Konjen (Konsulat Jenderal) RI di New York, sampai mereka menunggu kompetisi selanjutnya,” kata Pekik di Yogyakarta, Selasa (24/4/2013).
Tim robot UGM sendiri membawa enam robot untuk ikut dalam dua kompetisi robot di Amerika Serikat. Diceritakan Pekik, saat kompetisi Trinity robot contest berlangsung, robot berkaki dari UGM sempat mengalami masalah di putaran kedua, namun dapat diatasi dan robot bisa menyelesaikan pertandingan. “Setiap pertandingan ada tiga putaran, meski ada masalah, robot mereka bisa menyelesaikan tugas memadamkan api dengan waktu lebih cepat,” katanya.
Dikatakan Pekik, Malik Khidir sempat mengabari orang tuanya di Indonesia atas kemenangan tim robot UGM. Dalam kabar tersebut Malik mengaku sangat bangga meski awalnya tak menyangka bisa dinobatkan sebagai pemenang. "Alhamdulillah... Ya Allah. Tim Robot UGM juara satu tingkat internasional," ucap Malik saat memberi kabar tersebut.
Dalam kedua kontes tingkat internasional ini, Tim UGM menampilkan Robot-1 DA UGM, robot cerdas katagori pemadam api berkaki. Menurut Pembimbing Tim Robot UGM kategori Pemadam Api Senior Beroda dan Berkaki Heru, persaingan di kategori ini cukup ketat dengan Tim Robot dari negara-negara lainnya. "Pada kategori ini, Tim Robot China adalah lawan terberat kita," tambahnya.
(maf)