Alasan PPP larang menterinya nyaleg

Sabtu, 13 April 2013 - 10:58 WIB
Alasan PPP larang menterinya...
Alasan PPP larang menterinya nyaleg
A A A
Sindonews.com - Partai Persatuan Pembangunan (PPP) melarang dua menterinya di Kabinet Indonesia Bersatu Jilid II, mencalonkan diri sebagai anggota legislatif (Caleg) Pemilu 2014.

Ada beberapa alasan utama, sehingga PPP melarang dua menterinya yakni Menteri Agama Suryadharma Ali (SDA) dan Menteri Perumahan Raykat (Menpera) Djan Faridz tak boleh maju nyaleg lagi seperti menteri dari parpol lainnya.

Alasan pertama, menurut Sekretaris Jendral (Sekjen) PPP Romahurmuziy, satu tahun di akhir masa jabatan kondisi pemerintahan khususnya kinerja menteri akan disorot oleh publik termasuk dapat berpengaruh pada pilihan suara dari partai politik (Parpol) menteri tersebut.

"PPP melarang menteri menjadi caleg, pertama kondisi pemerintahan akan disorot pada 1 tahun tersisa ini," kata pria yang akrab disapa Romy ini dalam dalam diskusi Polemik Sindo Radio bertema Kejarlah Caleg, Kau Dikejar di Warung Daun, Cikini, Jakarta Pusat, Sabtu (13/4/2013).

Kedua, lanjut Romy, PPP khawatir menteri yang ikut mendaftarkan diri sebagai caleg tidak fokus dengan kerjanya karena lebih banyak memikirkan daerah pemilihannya (dapil).

"Kita tidak ingin menteri kita tidak fokus dengan pemerintahan tetapi lebih ke dapil. Bagaimana jadinya pemerintahan jika menteri nyaleg dan cuti," lanjutnya.

Faktor terakhir mengapa dua menteri itu dilarang ikut nyaleg ialah karena secara etika politik dapat membuat citra keduanya menurun. Tak hanya itu, PPP juga ingin melakukan regenerasi kepada tokoh lain untuk menjadi legislator.

"Kita tidak mau nanti berapa kali dia cuti dan bagaimana di undang-undang yang belum diatur ini bisa secara etika yang jelek, dan kita ingin regenerasi," tuntasnya.
(lns)
Berita Terkait
Pemerintah Belum Tuntaskan...
Pemerintah Belum Tuntaskan Hak 2.747 Penyelenggara Pemilu 2014
Kebocoran Data Pemilih...
Kebocoran Data Pemilih Pemilu 2014, Ini Kata KPU DIY
Capaian Partai Gerindra...
Capaian Partai Gerindra di Pemilu 2009, 2014, dan 2019
DPR Minta Pemerintah...
DPR Minta Pemerintah Bayar Uang Penghargaan Penyelenggara Pemilu 2014
Peretas Diduga Bobol...
Peretas Diduga Bobol Data Pemilih Pemilu 2014 Melalui KPU
Data Pemilih Pemilu...
Data Pemilih Pemilu 2014 Diduga Dibobol, Termasuk DPT Bantul
Berita Terkini
Sangkal Menkeu dan Gubernur...
Sangkal Menkeu dan Gubernur BI Diganti, Mensesneg: Justru Harus Kita Perkuat
Usai Silmy Karim Ditahan...
Usai Silmy Karim Ditahan KPK, Kursi Wamen Imipas Dibiarkan Kosong
Kasus Korupsi MBG Jadi...
Kasus Korupsi MBG Jadi Alarm Integritas Yayasan, PFI Dorong Audit dan Pengawasan Ketat
BI Rate Naik dan Rupiah...
BI Rate Naik dan Rupiah (tetap) Melemah
Penahanan Sudewo Dipindah...
Penahanan Sudewo Dipindah ke Semarang Jelang Sidang Perdana Kasusnya
Mensos Gus Ipul Tegaskan...
Mensos Gus Ipul Tegaskan Tak Ada Zona Aman untuk Korupsi di Kemensos
Infografis
3 Alasan Greenland Jadi...
3 Alasan Greenland Jadi Kunci AS untuk Perang Nuklir Melawan Rusia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved