Ditjen Pas kaji kekurangan petugas di Nusakambangan

Sabtu, 13 April 2013 - 04:03 WIB
Ditjen Pas kaji kekurangan...
Ditjen Pas kaji kekurangan petugas di Nusakambangan
A A A
Sindonews.com - Sekretaris Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjen Pas) Kemenkumham Susi Susilawati menyatakan, pihaknya akan segera melakukan pengkajian untuk merespon kekurangan petugas di Lapas Nusakambangan.

Dia menyebutkan, saat ini jumlah napi di Nusakambangan tersebut sebanyak 2024 orang dengan petugas 462 orang. “Karena ini penjara khusus idealnya petugas sebanyak 800 orang,” kata Susi disela kunjungan ke LP Nusakambangan, Jumat (12/4/2013).

Menurut Susi, yang paling berbahaya saat ini adalah persoalan eksternal yang memiliki peluang yang lebar terhadap ancaman kemanan di Nusakambangan. Berdasarkan laporan, imbuhnya, saat ini terdapat setidaknya 27 titik pintu masuk ilegal ke

Nusakambangan tersebut, hal itu sangat berbahaya dan dikhawatirkan bisa menjadi celah bagi napi untuk melarikan diri. Lebih lanjut, Susi mengungkapkan atas persoalan tersebut perlu dilakukan upaya penangan secara bersama. Berbagai persoalan yang ada di seluruh unit Lapas Nusakambangan tersebut tidak bisa hanya ditangani oleh Kemenkumham.

"Ini harus ditangani lintas kementrian, karena banyak instansi terlibat," tegasnya.

Dia menambahkan, seperti persoalan ilegal logging yang marak terjadi merupakan tanggung jawab Kementrian Kehutanan dan kepolisian.

Dan persoalan ekosistem kelautan merupakan wewenang Kementrian Kelautan dan Perikanan, begitu juga dengan persoalan semakin meningkatnya jumlah penduduk yang bisa mengusik keamanan merupakan tanggung jawab Pemda Cilacap dan Kementrian Dalam Negeri.

Atas hal itu, kata Susi, pihaknya akan segera melaporkan persoalan tersebut kepada Mekumham Amir Syamsudin untuk disampaikan kepada Menko Pulhukam Djoko Suyanto yang kemudian bisa dibahas dalam sidang kabinet.

"Ini harus dibahas ditingkat Menko Polkam agar pihak-pihak terkait bisa ikut memberikan solusi," katanya.
(kri)
Berita Terkait
Rakornas Penegakan Hukum...
Rakornas Penegakan Hukum Terpadu Jelang Pemilu 2024
Pembagian Macam-Macam...
Pembagian Macam-Macam Hukum di Indonesia
Hukum di antara Akal...
Hukum di antara Akal dan Nurani
Penegakan Hukum Sontoloyo
Penegakan Hukum Sontoloyo
Survei Polling Institute:...
Survei Polling Institute: Kondisi Penegakan Hukum Perlu Perbaikan
Praktik Orang Dalam...
Praktik Orang Dalam Dinilai Merusak Demokrasi dan Tatanan Hukum
Berita Terkini
Kubu Roy Suryo Tepis...
Kubu Roy Suryo Tepis Berkas Kasus Pencemaran Nama Baik Terkait Ijazah Jokowi Sudah P21
Roy Suryo Bandingkan...
Roy Suryo Bandingkan Lamanya Penanganan Kasus Ijazah Jokowi dengan Jessica dan Ferdy Sambo
DKPP Pecat Ketua Bawaslu...
DKPP Pecat Ketua Bawaslu Kabupaten Tambrauw karena Terbukti Masih Berstatus ASN
KPK Ungkap Tahapan yang...
KPK Ungkap Tahapan yang Harus Dilalui untuk Ekstradisi Tersangka E-KTP Paulus Tannos
Terima Kunjungan Sekjen...
Terima Kunjungan Sekjen ICAPP, PKB Perkuat Jembatan Diplomasi Politik dengan Korsel
Desak DPR Segera Bahas...
Desak DPR Segera Bahas Revisi UU Pemilu, Perindo: Libatkan Partai Nonparlemen
Infografis
Skuad Timnas Spanyol...
Skuad Timnas Spanyol di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Real Madrid
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved