Pimpinan KPK patungan santuni warga Guntur

Senin, 08 April 2013 - 18:17 WIB
Pimpinan KPK patungan...
Pimpinan KPK patungan santuni warga Guntur
A A A
Sindonews.com - Pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) ikut memberikan tambahan uang bagi warga Jalan Gembira, Guntur, Setia Budi, Jakarta Selatan yang tanahnya akan digunakan untuk pembangunan gedung baru KPK.

Menurut Sekjen KPK, Anis Said Basalamah, uang yang diberikan itu berasal dari kantong pribadi pimpinan, hal itu dilakukan untuk menghargai warga setempat yang mau mengosongkan tempat tinggalnya yang memang selama ini tidak dilengkapi surat izin.

"Penghuni meminta uang kerohiman namun KPK tidak menyetujui, tetapi Pimpinan KPK sudah mengeluarkan uang pribadi untuk membantu masing-masing kepala keluarga untuk diberikan bantuan," kata Anis dalam konferensi pers nya di Gedung KPK, Jalan HR Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan, Senin (8/4/2013).

Tapi Anis tak bersedia menjelaskan berapa jumlah uang yang diberikan kepada warga itu. "Yah kalau kita sampaikan besarannya berapa, itu kan tidak etis untuk diketahui," terangnya.

Lebih lanjut dia mengatakan, KPK sangat menghormati penduduk yang selama ini tinggal di kawasan itu. Karenanya, mereka pun siap membantu bagi penduduk yang ingin mengosongkan rumahnya termasuk dengan menempatkan tempat tinggal di Rusunawa Pulo Gadung dan Marunda.

"Kita sangat menghormati penduduk di sana, bahkan kepada mereka yang tidak hak juga. Rencananya akan ditempatkan di rusunawa Pulo Gadung, Marunda," terangnya.

Sementara itu, terkait adanya dua kepala keluarga yang memiliki sertifikat atas tanah tersebut, hingga kini KPK masih melakukan negosiasi pembelian lahan tersebut.

"Yang tidak diizinkan saja kami sangat menghormati, apalagi yang memang memiliki sertifikat. Jadi, yang punya hak tidak akan kita rampas," katanya lagi.

Ia pun berharap agar kegiatan pengosongan lahan dan direncanakan dilakukan besok, bisa berjalan lancar. "Kita berharap kegiatan berjalan lancar, dan sudah berkoordinasi dengan Polres, Walikota, Kodim dan pihak terkit lainnya, karena kami juga akan melakukan langkah persuasif," tuntasnya.
(lns)
Berita Terkait
KPK Tetapkan Tersangka...
KPK Tetapkan Tersangka Baru Kasus Pembangunan Gedung IPDN, Siapa?
Isu Pembubaran KPK,...
Isu Pembubaran KPK, Pengamat Nilai Ada Penyesatan Opini Atas Hasil Survei
Ditangkap KPK, Rahmat...
Ditangkap KPK, Rahmat Effendi Sempat Pamer Gedung Baru Pengadilan Negeri Kota Bekasi
KPK Geledah Gedung DPRD...
KPK Geledah Gedung DPRD DKI Jakarta
Arab Saudi Bangun Gedung...
Arab Saudi Bangun Gedung Pencakar Langit Tertinggi di Dunia
KPK-Polri Sepakat Kerja...
KPK-Polri Sepakat Kerja Sama di Bidang Koordinasi dan Supervisi
Berita Terkini
Sangkal Menkeu dan Gubernur...
Sangkal Menkeu dan Gubernur BI Diganti, Mensesneg: Justru Harus Kita Perkuat
Usai Silmy Karim Ditahan...
Usai Silmy Karim Ditahan KPK, Kursi Wamen Imipas Dibiarkan Kosong
Kasus Korupsi MBG Jadi...
Kasus Korupsi MBG Jadi Alarm Integritas Yayasan, PFI Dorong Audit dan Pengawasan Ketat
BI Rate Naik dan Rupiah...
BI Rate Naik dan Rupiah (tetap) Melemah
Penahanan Sudewo Dipindah...
Penahanan Sudewo Dipindah ke Semarang Jelang Sidang Perdana Kasusnya
Mensos Gus Ipul Tegaskan...
Mensos Gus Ipul Tegaskan Tak Ada Zona Aman untuk Korupsi di Kemensos
Infografis
Diskon dan Pembebasan...
Diskon dan Pembebasan BBNKB untuk Warga Jakarta!
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved