Kertas STNK & BPKB kosong, Korlantas diminta lebih profesional

Senin, 27 Mei 2013 - 12:12 WIB
Kertas STNK & BPKB kosong,...
Kertas STNK & BPKB kosong, Korlantas diminta lebih profesional
A A A
Sindonews.com - Anggota Komisi III DPR RI, Martin Hutabarat mengkritik keras terkait kekosongan kertas Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) dan Bukti Pembelian Kendaraan Bermotor (BPKB) di sejumlah Samsat karena tidak mendapat kiriman dari Korlantas Mabes Polri.

Menurutnya, salah satu sumber pendapatan negara terbesar berasal dari Korlantas Mabes Polri melalui penerbitan dan pajak STNK dan BPKB kendaraan bermotor.

"Saya kira Korlantas harus lebih profesional dalam mengelola administrasi lalu lintas, sebab salah satu sumber pendapatan negara yang besar salah satu dapat dari sana (Korlantas)," kata Martin di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, Senin (27/5/2013).

Pemerintah, lanjutnya saat ini tengah menyusun APBNP maka seharusnya bisa mendapatkan tambahan anggaran dari Korlantas melalui tugas dan fungsinya.

"APBNP seharusnya banyak dari sana dari masalah STNK, BPKB, mutasi, termasuk nomor (kendaraan bermotor) cantik," terangnya.

‪Seperti diberitakan Sindonews sebelumnya, Indonesian Police Watch (IPW) mengkritisi pelayanan Polri di bidang jasa perlalulintasan, terutama dalam pengadaan dokumen kendaraan bermotor yang kian memburuk.

Terbukti di sejumlah Samsat di Indonesia masyarakat tidak bisa mendapatkan STNK dan BPKB karena tidak mendapat kiriman dari Korlantas Mabes Polri.

"IPW mengecam keras sikap Korlantas Polri yang tidak profesional dan menyulitkan masyarakat ini. Ironisnya tidak ada penjelasan konkrit dari Polri, kapan STNK dan BPKB tersebut bisa diperoleh masyarakat," ujar Ketua Presidium IPW Neta S Pane melalui rilis yang diterima, Senin (27/5/2013).

Ia melanjutkan, kabar yang beredar menyebutkan STNK dan BPKB itu baru bisa dipasok Korlantas Polri pada Agustus mendatang.

"Hal ini menunjukkan Korlantas Polri semakin tidak becus. Padahal selama ini, hal itu tidak pernah terjadi," tegasnya.
(lns)
Berita Terkait
Persepsi Publik Terhadap...
Persepsi Publik Terhadap Pelayanan Publik
Waketum NasDem Instruksikan...
Waketum NasDem Instruksikan Kantor Partai Jadi Tempat Pelayanan Publik
New Normal, Bandara...
New Normal, Bandara Sepinggan Siapkan Layanan CS Online
Meski Pengurus Demokrat...
Meski Pengurus Demokrat Hasil KLB Disahkan Pemerintah, Moeldoko Sulit Dapat Pengakuan Publik
Moeldoko Perlu Konsolidasi...
Moeldoko Perlu Konsolidasi dan Yakinkan Publik Terpilih sebagai Ketum Demokrat Secara Legal
KPK Bakal Jadi Medan...
KPK Bakal Jadi Medan Pertarungan Moeldoko Vs Cikeas, Pengamat: Ditunggu Publik
Berita Terkini
Yusril Tegaskan Abdul...
Yusril Tegaskan Abdul Karim Bukan Ulama dan Aktivis Kemanusiaan Gaza
Soal Peluang Periksa...
Soal Peluang Periksa Nanik S Deyang di Kasus MBG, Kejagung: Minggu Ini Belum Ada Jadwal
Yusril Berkunjung ke...
Yusril Berkunjung ke MUI Malam Ini, Jelaskan Penangkapan WNA Palestina Abdul Karim Raeq Miqdad
KPK Panggil 4 Tersangka...
KPK Panggil 4 Tersangka Kasus Suap Dana Hibah Jatim
Pakar Minta Polisi Objektif...
Pakar Minta Polisi Objektif Usut Dugaan Penghinaan Terhadap Jurnalis
Penanganan Dugaan Kasus...
Penanganan Dugaan Kasus Febrie Adriansyah Jadi Ujian Independensi Penegak Hukum
Infografis
Perbandingan Kekuatan...
Perbandingan Kekuatan Militer Iran vs Israel, Siapa Lebih Unggul?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved