Anas jangan sampai disebut politikus picisan

Rabu, 06 Maret 2013 - 19:12 WIB
Anas jangan sampai disebut...
Anas jangan sampai disebut politikus picisan
A A A
Sindonews.com - Mantan Ketua Umum Partai Demokrat Anas Urbaningrum, sebaiknya menyebutkan nama yang menurutnya terlibat dalam kasus mega skandal Bank Century.

Hal itu dikatakan pakar hukum tata negara Margarito Kamis. Menurutnya, jika Anas tidak menyebutkan nama, akan muncul tuduhan bahwa pria berkacamata itu hanya politikus picisan yang mengedepankan kepentingannya sendiri.

"Ini dimaksudkan untuk memastikan betapa mutunya sebagai politikus cukup memadai atau agar dia tidak dituduh politikus picisan yang mengedepankan kepentingan dirinya sendiri, bukan kepentingan bangsa," ucap Margarito kepada Sindonews melalui pesan singkatnya, Rabu (6/3/2013).

Menurutnya, jika Anas tak memberitahukan empat nama baru itu ke KPK, masih ada dua cara KPK untuk mengusut empat nama yang diduga mengetahui dana talangan kasus tersebut.

"Pertama, KPK harus memanggil Anas memberi keterangan soal empat nama itu, beserta substansi masalah yang diketahui atau dialami oleh empat orang itu. Kedua, Timwas Century bisa memanggil Anas dan empat nama baru yang dibeberkan Anas," pungkasnya.

Seperti diberitakan Sindonews sebelumnya, Timwas Bank Century menyambangi rumah Anas. Setelah itu, Timwas Bank Century mendapatkan nama baru yang diduga mengetahui dana talangan dalam kasus tersebut.

"Ada empat nama baru yang mengetahui banyak tentang kasus Bank Century, dan itu sangat relevan. Spesifiknya kita masih tunggu bukti," ujar anggota Timwas Century, Hendrawan, di Gedung DPR, Senayan, Jakarta Selatan, Senin 4 Maret 2013.

Saat dikonfirmasi, apakah Anas memiliki bukti keterkaitan nama-nama itu. Dia mengatakan, mantan Ketua Umum Partai Demokrat itu sedang mengumpulkan bukti-bukti dalam kasus Bank Century.

"Saya kejar, saya harus minta. Dia bilang sedang dikumpulkan," kata politikus Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) itu.
(maf)
Berita Terkait
Eks Deputi Gubernur...
Eks Deputi Gubernur BI Budi Mulya Ajukan Peninjauan Kembali ke MA
Batalkan Putusan PK...
Batalkan Putusan PK Pertama, MA Bebaskan Terpidana Bank Century
International Budget...
International Budget Partnership: Perpu Covid-19 Untuk Kepentingan Elit Ekonomi dan Politik
Mau Punya Mobil Seperti...
Mau Punya Mobil Seperti CEO Toyota? Siap-Siap, Century GRMN SUV Segera Meluncur!
Fahri Sindir Proyek...
Fahri Sindir Proyek Kereta Cepat: Presiden Nyaris Disalahkan karena Talangi Bank Rugi
3 Film yang Memiliki...
3 Film yang Memiliki Alur Cerita Mirip 20th Century Girl, Kisah Cinta Pertama Berakhir Nyesek
Berita Terkini
Dukung Blokir Konten...
Dukung Blokir Konten LGBT di Medsos, DPR: Jika Dibiarkan Menormalisasi Perilaku Menyimpang
Islam: Agama yang Paling...
Islam: Agama yang Paling Disalahpahami
Kejagung Geledah 6 Lokasi...
Kejagung Geledah 6 Lokasi terkait Dugaan Korupsi MBG, Sasar Kantor dan Rumah Tersangka
Pengamat Kebijakan Publik...
Pengamat Kebijakan Publik Apresiasi Arah Baru BGN, Transparansi dan Refocusing MBG
Waka BGN Sony Sonjaya...
Waka BGN Sony Sonjaya Ajukan Justice Collaborator, Kejagung Bakal Periksa Pekan Depan
Penampakan Andri Mulyono...
Penampakan Andri Mulyono Pakai Rompi Tahanan usai Jadi Tersangka Baru Pengadaan Motor Listrik BGN
Infografis
3 Alasan Ukraina Kini...
3 Alasan Ukraina Kini Layak Disebut Sebagai Penjara Terbuka
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved