Sebaiknya Anas sampaikan bukti Century ke KPK

Rabu, 06 Maret 2013 - 09:30 WIB
Sebaiknya Anas sampaikan...
Sebaiknya Anas sampaikan bukti Century ke KPK
A A A
Sindonews.com - Informasi maupun data yang dimiliki mantan Ketua Umum Partai Demokrat Anas Urbaningrum terkait dana talangan Bank Century rawan dipolitisasi oleh pihak-pihak tertentu yang punya kepentingan. Terlebih dalam kondisi menjelang Pemilu 2014 seperti saat ini.

Direktur Advokasi Pusat Studi Hukum dan Kebijakan Indonesia (PSHK), Ronald Rafiandri berpendapat, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sebaiknya segera memanggil dan meminta keterangan kepada Anas Urbaningrum terkait informasi yang dimiliki itu.

Terlebih sejak ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus Hambalang, yang diduga menerima janji atau hadiah saat menjadi anggota DPR periode 2009-2014, Anas belum diperiksa.

"KPK bisa memanggil dan meminta keterangan dari Anas. Ketimbang data atau keterangan Anas sekadar menjadi konsumsi pihak yang tidak berkepentingan dalam proses penegakan hukum, atau bahkan dipolitisasi, lebih baik disampaikan saja ke KPK," tukas Ronald ketika dihubungi, Rabu (6/3/2013).

Dari apa yang disampaikan Anas itu, lanjut Ronald, tentu KPK yang bisa menilai, apakah valid dan relevan untuk penanganan kasus Century, atau sebaliknya.

KPK juga yang akan menemukan keterkaitan antara pihak-pihak yang sudah ada di tangan KPK dengan nama-nama yang disebut Anas.

Kalaupun kemudian tidak terbukti, hal itu sepenuhnya tergantung pengembangan dan kesimpulan penyidik nanti.

Meskipun sesungguhnya sikap Anas yang bersedia membeberkan lembar kedua ketiga dan keempat termasuk data kasus Bank Century ini menimbulkan pertanyaan publik, namun yang terpenting sekarang ada harapan kembali kasus itu bisa segera dituntaskan.

"Anas sebelumnya pernah duduk sebagai anggota Pansus Century, atau setidaknya dia bisa menyampaikannya melalui anggota Pansus atau Timwas Century dari Fraksi Partai Demokrat saat itu. Apakah kemudian dianggap membeberkan data dimaksud berpengaruh kepada kelompok lain, tentu Anas yang punya jawabannya," pungkas Ronald.
(lns)
Berita Terkait
Eks Deputi Gubernur...
Eks Deputi Gubernur BI Budi Mulya Ajukan Peninjauan Kembali ke MA
Batalkan Putusan PK...
Batalkan Putusan PK Pertama, MA Bebaskan Terpidana Bank Century
International Budget...
International Budget Partnership: Perpu Covid-19 Untuk Kepentingan Elit Ekonomi dan Politik
Mau Punya Mobil Seperti...
Mau Punya Mobil Seperti CEO Toyota? Siap-Siap, Century GRMN SUV Segera Meluncur!
Fahri Sindir Proyek...
Fahri Sindir Proyek Kereta Cepat: Presiden Nyaris Disalahkan karena Talangi Bank Rugi
3 Film yang Memiliki...
3 Film yang Memiliki Alur Cerita Mirip 20th Century Girl, Kisah Cinta Pertama Berakhir Nyesek
Berita Terkini
Dokter Tifa Siap Hadapi...
Dokter Tifa Siap Hadapi Putusan Sela: Kalau Ditolak, Kami Maju Terus Ungkap Kebenaran
Hari Ini Kortas Tipikor...
Hari Ini Kortas Tipikor Polri Panggil Eks Wakapolri Oegroseno untuk Klarifikasi Lahan Sepolwan
Gantikan Febrie Adriansyah,...
Gantikan Febrie Adriansyah, Kuntadi Diharapkan Pulihkan Kepercayaan Publik
Kejagung Terbitkan Sprindik...
Kejagung Terbitkan Sprindik Baru Dugaan TPPU 74 Kg Emas dan Uang di Rumah Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
Bos FBI Temui Prabowo,...
Bos FBI Temui Prabowo, Artefak Papua yang Diselundupkan ke AS Kembali ke Indonesia
Pengamat Soroti Rumor...
Pengamat Soroti Rumor Privat di Kasus Febrie: Jangan Geser Fokus dari Substansi Hukum
Infografis
Rentetan Kasus Korupsi...
Rentetan Kasus Korupsi di Jateng: Tiga Bupati Terjaring KPK pada Awal 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved