Tim Pansel Penasihat KPK mulai bekerja

Senin, 04 Maret 2013 - 13:17 WIB
Tim Pansel Penasihat...
Tim Pansel Penasihat KPK mulai bekerja
A A A
Sindonews.com - Tim Panitia Seleksi (Pansel) calon Penasihat Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mulai bekerja hari ini.

Anggota Tim Pansel Bibit Samad Rianto mengatakan, tim akan menyeleksi para calon Penasihat KPK untuk periode 2013-2017 mendatang.

Tapi, Bibit mengaku belum mengetahui jumlah pendaftar yang ingin menjadi Penasihat KPK. "Belum tahu saya. Ini baru mau masuk, mau rapat dulu," ujar Bibit di gedung KPK, Jalan HR Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan, Senin (4/3/2013)

Jika ada beberapa kualifikasi bagi siapapun ingin menjadi Penasihat KPK, lanjut Bibit, di antaranya harus menguasai ilmu hukum dan punya kapasitas pengetahuan tentang KPK.

"Penasihat KPK itu harus bisa banyak membantu dalam menangani persoalan yang sedang ditangani oleh KPK," pungkasnya.

Seperti diketahui, berdasarkan Undang-Undang Nomer 30 Tahun 2002, syarat menjadi Penasihat KPK harus memiliki integritas, kompetensi, independensi, dan kepemimpinan yang tinggi serta memiliki pengalaman 15 tahun secara akumulatif di bidang hukum pidana, keuangan, hukum tata usaha negara, perdata, manajemen, psikologi organisasi, dan sistem audit.

Tim Pansel Penasihat KPK ini diketuai oleh Imam Prasodjo yang merupakan Sosiolog Universitas Indonesia (UI).

Sedangkan anggotanya adalah Bibit Samad Rianto, mantan Ketua Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) Yunus Husein, mantan Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah Syafii Maarif dan peneliti Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (Lipi) Mochtar Pabottinggi.
(lns)
Berita Terkait
Puji Firli dkk Tangkap...
Puji Firli dkk Tangkap 8 Kepala Daerah Sepanjang 2022, Pengamat: Bakal Lebih Kencang Jelang Pemilu
Soal Integritas KPK
Soal Integritas KPK
Kinerja KPK Mundur?
Kinerja KPK Mundur?
SENGKARUT KASUS BLBI
SENGKARUT KASUS BLBI
Menimbang Remunerasi...
Menimbang Remunerasi dan Kinerja KPK
Menko Luhut Kritik OTT...
Menko Luhut Kritik OTT KPK, Begini Faktanya
Berita Terkini
Robikin Emhas: Marwah...
Robikin Emhas: Marwah NU Tercabik-cabik Hanya karena Konflik Elite PBNU
Polemik Londo Ireng,...
Polemik Londo Ireng, IJTI Minta Presiden Hindari Diksi yang Bisa Beri Label Negatif bagi Profesi Jurnalis
Febrie Adriansyah Tak...
Febrie Adriansyah Tak Pakai Rompi Tahanan, Eks Penyidik KPK: Persepsi Publik Ada Keistimewaan Tidak Bisa Dicegah
Apresiasi Pelaksanaan...
Apresiasi Pelaksanaan PTT BSPS di Bandung, Mendagri: Tender Rakyat Perkuat Transparansi
Mantan Ketua MK Sebut...
Mantan Ketua MK Sebut Kondisi Indonesia Suram: Hukum Sangat Tajam ke Bawah, tapi Tumpul ke Atas
Dugaan Keterkaitan Eks...
Dugaan Keterkaitan Eks Jampidsus dengan Sejumlah Kasus Korupsi Disorot
Infografis
Rentetan Kasus Korupsi...
Rentetan Kasus Korupsi di Jateng: Tiga Bupati Terjaring KPK pada Awal 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved