Densus 88 dituding telah menghina agama

Kamis, 28 Februari 2013 - 11:52 WIB
Densus 88 dituding telah...
Densus 88 dituding telah menghina agama
A A A
Sindonews.com - Detasemen khusus anti teroris atau biasa disebut Densus 88, dituding telah melakukan penghinaan terhadap agama Islam.

Munculnya tudingan tersebut, karena ada tindakan yang dilakukan Densus 88, dalam menangani tersangka terorime yang menyinggung kepada agama tersebut.

Hal tersebutlah yang kemudian dilaporkan Ketua PP Muhammadiyah Din Syamsuddin kepada Kapolri Jenderal Timur Pradopo hari ini, di Mabes Polri.

“Kami meminta kepada Polri, agar Densus 88 dalam melaksanakan tugasnya jangan melanggar HAM (Hak Asasi Manusia) dan jangan menyentuh simbol serta lambang negara. Sebab kalau ini bisa menjadi kontraproduktif,“ kata Din di Gedung Rupatama, Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Kuningan, Jakarta Selatan, Kamis (28/2/2013).

Din mengklaim, umat Islam sebenarnya mendukung aparat penegak hukum dalam pemberantasan teroris. Namun, diharapkan itu tidak dengan cara menyinggung salah satu agama.

“MUI jelas berpihak kepada satu sikap yang anti teroris. Karena terois adalah musuh bersama dan tidak ada dalam agama. Tetapi penanganannya jangan sampai menyinggung agama,“ ungkapnya.

Meskipun begitu, Din mengakui tidak akan melaporkan pelanggaran ini kepada institusi lainnya seperti DPR atau bahkan ke Komnas HAM. Dia hanya berharap agar Kapolri bisa segera menangani dugaan pelanggaran HAM berat terhadap tersangka teroris.

“Intinya kita semua sangat setuju mendukung pemberantasan teroris karena ini musuh bersama musuh rakyat dan negara dan musuh agama. Tetapi penangananannya jangan sampai melanggar hukum dan HAM dan menyentuh nilai Islam,“ tandasnya.
(maf)
Berita Terkait
Timses Pramono-Rano...
Timses Pramono-Rano Apresiasi Profesionalitas TNI-Polri di Pilkada Jakarta
Deretan Pedoman Polri...
Deretan Pedoman Polri dalam Menjamin Profesionalitas dan Netralitas di Pemilu 2024
PPP Sebut Revisi UU...
PPP Sebut Revisi UU ITE Bisa Jadi Bagian dari Profesionalitas Polri
Soliditas dan Profesionalitas:...
Soliditas dan Profesionalitas: Modal MAPPI Hadapi Gelombang Besar
Kunjungi Korps Marinir...
Kunjungi Korps Marinir Surabaya, KSAL Berpesan Tetap Pertahankan Profesionalitas
Profesionalitas Harus...
Profesionalitas Harus Jadi Pertimbangan Utama Pemilihan Kapolri Bukan Agama
Berita Terkini
Pemeriksaan Febrie Adriansyah...
Pemeriksaan Febrie Adriansyah di Kejagung, Eks Penyidik KPK: Penahanan Penting agar Penyidikan Tak Diintervensi
Kritisi Rapat Pleno...
Kritisi Rapat Pleno IX AMPI, Wasekjen Leriadi: Produknya Cacat Hukum
Petani Tebu yang Belum...
Petani Tebu yang Belum Merdeka
Pemerintah Perkuat Pengelolaan...
Pemerintah Perkuat Pengelolaan Dana Lingkungan Hidup via BPDLH
Hormati Putusan MK,...
Hormati Putusan MK, Komdigi Siap Kaji Aturan Kuota Internet
Kasus Korupsi MBG, Kejagung...
Kasus Korupsi MBG, Kejagung Buka Kemungkinan Periksa Nanik S Deyang
Infografis
3 Fakta 146 Negara telah...
3 Fakta 146 Negara telah Mengakui Negara Palestina
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved