KPK belum berniat panggil Anas jadi saksi Century
Rabu, 27 Februari 2013 - 06:31 WIB
KPK belum berniat panggil Anas jadi saksi Century
A
A
A
Sindonews.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sampai saat ini belum mempunyai niatan untuk melakukan pemanggilan terhadap Anas Urbaningrum terkait dengan kasus bailout Bank Century.
Juru bicara KPK Johan Budi mengatakan, hal tersebut dikarenakan memang sampai saat ini mereka belum memerlukan keterangan mantan ketua umum Partai Demokrat tersebut untuk kasus dana talangan sebesar Rp 6,7 triliun itu.
"Kalau untuk melakukan pemanggilan soal Century belum ada," kata Johan saat dihubungi Sindonews, Rabu (27/2/2013).
Menurut Johan, jika memang Anas terbukti mempunyai bukti soal kasus tersebut, itu bisa disampaikannya pada saat dirinya nanti menjalani pemeriksaan di KPK.
"Nanti informasi itu kan bisa disampaikan ketika dia (Anas) diperiksa di KPK," ungkapnya.
Sehingga, lanjut Johan, pihaknya merasa tidak perlu menjadwalkan pemanggilan Anas untuk dimintai keterangan dalam untuk kasus Century. "Tidak perlu dijadwalkan," tegasnya.
Sebelumnya diberitakan, Yudi Crisnandi dan Wakil Ketua DPR RI Priyo Budi Santoso sempat menemui Anas di kediaman pribadi, Jalan Teluk Langsa, Pondok Bambu, Duren Sawit, Jakarta Timur, Minggu malam (24/2/2013). Dalam pertemuan enam mata ini, Anas blak-blakan menceritakan lembar kedua hidupnya saat ini, termasuk soal Century.
"Sekarang bolanya ada di Mas Priyo. Dia membidangi masalah Timwas Century. Anas akan menjadi pioner yang akan membongkar Bank Century senilai Rp 6.7 triliun," papar Yudi.
Ketika dicecar lebih jauh, lembaran apa tepatnya yang akan dibongkar Anas, Yudi berdalih kebanyakan hanya konsumsi teman-temannya bukan untuk publik. Yudi memberi clue obrolannya kurang lebih soal kasus Century.
Juru bicara KPK Johan Budi mengatakan, hal tersebut dikarenakan memang sampai saat ini mereka belum memerlukan keterangan mantan ketua umum Partai Demokrat tersebut untuk kasus dana talangan sebesar Rp 6,7 triliun itu.
"Kalau untuk melakukan pemanggilan soal Century belum ada," kata Johan saat dihubungi Sindonews, Rabu (27/2/2013).
Menurut Johan, jika memang Anas terbukti mempunyai bukti soal kasus tersebut, itu bisa disampaikannya pada saat dirinya nanti menjalani pemeriksaan di KPK.
"Nanti informasi itu kan bisa disampaikan ketika dia (Anas) diperiksa di KPK," ungkapnya.
Sehingga, lanjut Johan, pihaknya merasa tidak perlu menjadwalkan pemanggilan Anas untuk dimintai keterangan dalam untuk kasus Century. "Tidak perlu dijadwalkan," tegasnya.
Sebelumnya diberitakan, Yudi Crisnandi dan Wakil Ketua DPR RI Priyo Budi Santoso sempat menemui Anas di kediaman pribadi, Jalan Teluk Langsa, Pondok Bambu, Duren Sawit, Jakarta Timur, Minggu malam (24/2/2013). Dalam pertemuan enam mata ini, Anas blak-blakan menceritakan lembar kedua hidupnya saat ini, termasuk soal Century.
"Sekarang bolanya ada di Mas Priyo. Dia membidangi masalah Timwas Century. Anas akan menjadi pioner yang akan membongkar Bank Century senilai Rp 6.7 triliun," papar Yudi.
Ketika dicecar lebih jauh, lembaran apa tepatnya yang akan dibongkar Anas, Yudi berdalih kebanyakan hanya konsumsi teman-temannya bukan untuk publik. Yudi memberi clue obrolannya kurang lebih soal kasus Century.
(kri)