Aktivitas di kediaman rumah Anas Urbaningrum

Senin, 25 Februari 2013 - 11:02 WIB
Aktivitas di kediaman...
Aktivitas di kediaman rumah Anas Urbaningrum
A A A
Sindonews.com - Pasca penetapan Ketua Umum Partai Demokrat, Anas Urbaningrum sebagai tersangka oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam kasus Hambalang. Kediaman Anas, namapak ada yang berbeda. Dikarenakan, terdengar lantunan ayat suci Alquran yang dibacakan oleh masyarakat sekitar rumahnya.

"Biasa kok setiap hari Jumat ada yang ngaji. Tapi udah tiga bulan terakhir pengajiannya setiap hari," kata salah seorang pembantu yang enggan menyebutkan namanya kepada wartawan di depan rumah Anas, Jalan Teluk Semangka, Duren Sawit, Jakarta Timur (26/2/2013).

Sementara itu, dari pantauan Sindonews di lokasi lantunan ayat suci tersebut tidak berhenti dan terus berkumandang hingga siang hari ini.

Namun, hingga berita ini diturunkan sang pemilik rumah yang juga mantan Ketua Umum Pengurus Besar Himpunan Mahasiswa Islam (Ketum PB HMI) itu belum kelihatan batang hidungnya.

Hanya terlihat mobil Innova yang memasuki rumah Anas, pada pukul 09.30 WIB itu pun pagar rumah langsung ditutup kembali.

Sekadar diketahui, setelah Anas ditetapkan tersangka oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam dugaan keterlibatan proyek pembangunan Sport Center di Bukit Hambalang, Bogor, Jawa Barat, rumah berjenis jawa kuno ini selalu ramai didatangi awak media.

Anas ditetapkan sebagai tersangka kasus Hambalang. Dalam surat penyidikan, mantan Ketua Fraksi Partai Demokrat itu disebut melanggar pasal 12 a, b atau pasal 11 Undang-undang 31 tahun 1999 tentang tindak pidana korupsi.

Lantaran status barunya itu pun akhirnya Anas mengundurkan diri dari jabatannya sebagai Ketua Umum Partai Demokrat.

"Standa etik pribadi saya kalau saya punya status hukum sebagai tersangka maka saya akan berhenti sebagai ketua umum Partai Demokrat. Ini bukan soal jabatan dan posisi ini soal standar etik, standar etik pribadi saya alhamdulillah cocok dengan pakta integritas yang diterapkan di Partai Demokrat."

"Saya sendiri sudah tandatanganin pakta integritas dengan atau tanpa pakta integrits standar etik saya merasakan hal yang sama saya berhenti sebagai ketua umum Partai Demokrat," kata Anas
(mhd)
Berita Terkait
Jadi Program Unggulan,...
Jadi Program Unggulan, Sport Center Bulukumba Tak Kunjung Terealisasi
Gubernur Lakukan Groundbreaking...
Gubernur Lakukan Groundbreaking Sumut Sport Center Bertaraf Internasional
Pembangunan Sport Center...
Pembangunan Sport Center Pangkalan Bun Akan Terus Dilanjutkan
Dikaitkan dengan Kasus...
Dikaitkan dengan Kasus Hambalang, Gede Pasek: Akan Kami Hadirkan Bukti Telak
Dukung Sumut Sport Center,...
Dukung Sumut Sport Center, Menpora: Jangan Diragukan Lagi Pak Gubernur
Soal Siap Digantung...
Soal Siap Digantung di Monas, Anas: Lahir Batin Saya Tidak Melakukan yang Dituduhkan Itu
Berita Terkini
Kubu Roy Suryo Tepis...
Kubu Roy Suryo Tepis Berkas Kasus Pencemaran Nama Baik Terkait Ijazah Jokowi Sudah P21
Roy Suryo Bandingkan...
Roy Suryo Bandingkan Lamanya Penanganan Kasus Ijazah Jokowi dengan Jessica dan Ferdy Sambo
DKPP Pecat Ketua Bawaslu...
DKPP Pecat Ketua Bawaslu Kabupaten Tambrauw karena Terbukti Masih Berstatus ASN
KPK Ungkap Tahapan yang...
KPK Ungkap Tahapan yang Harus Dilalui untuk Ekstradisi Tersangka E-KTP Paulus Tannos
Terima Kunjungan Sekjen...
Terima Kunjungan Sekjen ICAPP, PKB Perkuat Jembatan Diplomasi Politik dengan Korsel
Desak DPR Segera Bahas...
Desak DPR Segera Bahas Revisi UU Pemilu, Perindo: Libatkan Partai Nonparlemen
Infografis
Skuad Timnas Spanyol...
Skuad Timnas Spanyol di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Real Madrid
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved