PKS: Integritas KPK tengah diuji terkait sprindik bocor
Jum'at, 22 Februari 2013 - 15:19 WIB
PKS: Integritas KPK tengah diuji terkait sprindik bocor
A
A
A
Sindonews.com - Bocornya draf surat perintah penyidikan (sprindik) atas nama Anas Urbaningrum, yang diduga dilakukan salah seorang pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), terus menjadi kontroversi.
Legislator asal Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Indra mengaku prihatin dengan belum terselesaikannya mengenai sprindik bocor tersebut dan integritas KPK saat ini sedang diuji atas kasus ini.
"Kita prihatin atas kebocoran sprindik Anas tapi menurut saya sebuah skandal. Ini sprindik KPK yang terkenal prudent (bijaksana), ternyata ada persoalan. Ini tidak bisa disederhanakan menyangkut nasib orang," ungkapnya di Gedung DPR, Senayan, Jakarta Selatan, Jumat (22/2/2013).
Indra menjelaskan, yang terpenting adalah, KPK harus tetap fokus dalam memberantas kasus korupsi. Menurutnya, kebocoran ini harus bisa diatasi oleh KPK dan perlu diverifikasi dari bawah atau pimpinan.
"Prudent KPK dipertanyakan bersama, dengan adanya sprindik ini. Nyata sekali sprindik ini untuk kepentingan politik tertentu. Yang bermain dengan memainkan KPK," ucapnya.
Lebih lanjut dia mengatakan, KPK harus menuntaskan skandal ini segamblang mungkin, sehingga isu yang berkembang, bisa diobati dan kepercayaan publik bisa dikembalikan.
"Kami masih percaya KPK, tapi KPK bukan malaikat dan masih bisa salah. Kalau sakit , penyakitnya yang kita cari dan binasakan virus itu," pungkasnya.
Legislator asal Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Indra mengaku prihatin dengan belum terselesaikannya mengenai sprindik bocor tersebut dan integritas KPK saat ini sedang diuji atas kasus ini.
"Kita prihatin atas kebocoran sprindik Anas tapi menurut saya sebuah skandal. Ini sprindik KPK yang terkenal prudent (bijaksana), ternyata ada persoalan. Ini tidak bisa disederhanakan menyangkut nasib orang," ungkapnya di Gedung DPR, Senayan, Jakarta Selatan, Jumat (22/2/2013).
Indra menjelaskan, yang terpenting adalah, KPK harus tetap fokus dalam memberantas kasus korupsi. Menurutnya, kebocoran ini harus bisa diatasi oleh KPK dan perlu diverifikasi dari bawah atau pimpinan.
"Prudent KPK dipertanyakan bersama, dengan adanya sprindik ini. Nyata sekali sprindik ini untuk kepentingan politik tertentu. Yang bermain dengan memainkan KPK," ucapnya.
Lebih lanjut dia mengatakan, KPK harus menuntaskan skandal ini segamblang mungkin, sehingga isu yang berkembang, bisa diobati dan kepercayaan publik bisa dikembalikan.
"Kami masih percaya KPK, tapi KPK bukan malaikat dan masih bisa salah. Kalau sakit , penyakitnya yang kita cari dan binasakan virus itu," pungkasnya.
(maf)