Ada politik kasar di tubuh KPK

Kamis, 14 Februari 2013 - 18:31 WIB
Ada politik kasar di...
Ada politik kasar di tubuh KPK
A A A
Sindonews.com - Pengakuan Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Adnan Pandu Praja yang mencabut tanda tangannya dari dokumen surat perintah penyidikan (sprindik) terhadap Anas Urbaningrum menandakan ada upaya politik kasar di tubuh lembaga itu.

Pengamat politik Bony Hargens menduga ada permainan yang dilakukan oleh para politikus untuk memanfaatkan keadaan yang sedang terjadi.

“Jelas saja ini menakutkan bagi politikus yang terlibat skandal. Makanya ada upaya kasar seperti itu,“ kata Bony saat dihubungi sindonews, Kamis (14/2/2013).

Bony menilai, KPK merupakan lembaga yang kewenangannya semimutlak, dan tidak bisa dilawan dengan keputusan politik di parlemen ataupun eksekutif. “Ya ini mengganggu kerja KPK. Tujuannya supaya keputusan KPK bisa diintervensi,“ tegasnya.

Ditambahkan Bony, kasus sprindik ini mempertegas adanya gangguan yang masuk dan merusak KPK. Sesungguhnya, lanjut Bony, sudah sejak lama ada desas-desus KPK diganggu orang-orang politik.
“Kita berharap, ke depan KPK lebih hati-hati. Perlu ada koordinasi yang optimal di internal,“ tandasnya.
(lns)
Berita Terkait
Jadi Program Unggulan,...
Jadi Program Unggulan, Sport Center Bulukumba Tak Kunjung Terealisasi
Pembangunan Sport Center...
Pembangunan Sport Center Pangkalan Bun Akan Terus Dilanjutkan
Gubernur Lakukan Groundbreaking...
Gubernur Lakukan Groundbreaking Sumut Sport Center Bertaraf Internasional
Dikaitkan dengan Kasus...
Dikaitkan dengan Kasus Hambalang, Gede Pasek: Akan Kami Hadirkan Bukti Telak
Dukung Sumut Sport Center,...
Dukung Sumut Sport Center, Menpora: Jangan Diragukan Lagi Pak Gubernur
Bebas dari Lapas Sukamiskin,...
Bebas dari Lapas Sukamiskin, Anas Urbaningrum Langsung Sampaikan Pidato Ini
Berita Terkini
KontraS Kritik Tuntutan...
KontraS Kritik Tuntutan 2,5 Tahun Penjara untuk Terdakwa Penyiraman Andrie Yunus
Revisi UU Polri, Menteri...
Revisi UU Polri, Menteri Pigai Usulkan Sejumlah Jabatan Utama Bisa Diisi Sipil
Film Pesta Babi Bergeser...
Film Pesta Babi Bergeser dari Kritik Sosial Jadi Instrumen Kampanye Disintegrasi Papua
KPK Angkut Moge, Mobil...
KPK Angkut Moge, Mobil Mewah, dan Sepeda usai Geledah Rumah Silmy Karim
Ancam 6 Juta Tenaga...
Ancam 6 Juta Tenaga Kerja, Wacana Kemasan Polos Harus Dibatalkan
DPR Minta KAI Bereskan...
DPR Minta KAI Bereskan Dulu Konektivitas Sebelum Bangun Jalur Kereta Aceh-Lampung
Infografis
10 Wonderkid Calon Bintang...
10 Wonderkid Calon Bintang di Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved