Permohonan ditolak, PDK 'sweeping' pimpinan Bawaslu

Rabu, 30 Januari 2013 - 22:52 WIB
Permohonan ditolak,...
Permohonan ditolak, PDK 'sweeping' pimpinan Bawaslu
A A A
Sindonews.com - Kericuhan terjadi usai sidang putusan ajudikasi atau sengketa pemilu untuk Partai Demokrasi Kebangsaan (PDK), di Gedung Bawaslu, Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat.

Usai sidang putusan ajudikasi untuk PDK, sejumlah kader Partai Demokrasi Kebangsaan (PDK) beramai-ramai masuk ke lift untuk menuju ke kantor Bawaslu yang berada di lantai II gedung itu.

Sesampainya di kantor Bawaslu, mereka beserta Ketua Umum DPP PDK Sayuti Asythr mencari para pimpinan Bawaslu. Mereka pun menggedor-gedor bahkan menendang pintu beberapa ruangan pimpinan Bawaslu.

"Mana Daniel Zuchron?"teriak salah seorang kader PDK di kantor Bawaslu, Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat, Rabu (30/1/2013) malam.

Namun, tak ada satupun pimpinan Bawaslu saat itu. Mereka pun diminta turun atau keluar dari kantor Bawaslu oleh pihak kepolisian.

Seperti diketahui, Permohonan Pihak Partai Demokrasi Kebangsaan (PDK) untuk dijadikan peserta Pemilu ditolak Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu). Hal itu disampaikan dalam sidang putusan ajudikasi atau sengketa Pemilu.

"Bawaslu menolak permohonan pemohon (PDK) untuk ditetapkan sebagai peserta pemilu," ujar Ketua Bawaslu, Muhammad saat membacakan putusan sidang ajudikadi.

Ditolaknya permohonan PDK sebagai peserta Pemilu, disertai sejumlah pertimbangan Bawaslu.

"Pemohon tidak memenuhi syarat 75 persen Kabupaten/kota. Sebagaimana persyaratan Undang-Undang Pemilu, Peraturan KPU, Peraturan Bawaslu," tegasnya.

PDK merupakan salah satu parpol yang dinyatakan tidak lolos sebagai peserta Pemilu oleh KPU.

Lantaran tak terima atas keputusan yang tidak meloloskan itu, kedua parpol ini mengajukan keberatan dengan mengajukan sengketa pemilu ke Bawaslu.
(mhd)
Berita Terkait
Pemerintah Belum Tuntaskan...
Pemerintah Belum Tuntaskan Hak 2.747 Penyelenggara Pemilu 2014
DPR Minta Pemerintah...
DPR Minta Pemerintah Bayar Uang Penghargaan Penyelenggara Pemilu 2014
Kebocoran Data Pemilih...
Kebocoran Data Pemilih Pemilu 2014, Ini Kata KPU DIY
Capaian Partai Gerindra...
Capaian Partai Gerindra di Pemilu 2009, 2014, dan 2019
Peretas Diduga Bobol...
Peretas Diduga Bobol Data Pemilih Pemilu 2014 Melalui KPU
Data Pemilih Pemilu...
Data Pemilih Pemilu 2014 Diduga Dibobol, Termasuk DPT Bantul
Berita Terkini
5 Jenderal dengan Karier...
5 Jenderal dengan Karier Paling Moncer hingga Menjadi Panglima TNI
Hery Susanto Diberhentikan...
Hery Susanto Diberhentikan Tidak Hormat dari Ketua Ombudsman, Mensesneg: Nanti Kita Tindak Lanjuti
Jadi Penasihat Presiden,...
Jadi Penasihat Presiden, Said Iqbal Siap Perjuangkan Kepastian Kerja dan Upah Layak
Eks Ketua Ombudsman...
Eks Ketua Ombudsman Hery Susanto Segera Disidang
Usia Pensiun Personel...
Usia Pensiun Personel Polri Tidak Sama, Ini Penjelasan Pemerintah
Perjuangkan Nasib Dokter...
Perjuangkan Nasib Dokter Muda, PDMI Minta Pemerintah Buka Kembali Akses Ujian Kompetensi
Infografis
67 Pihak Menggugat Presidential...
67 Pihak Menggugat Presidential Threshold, Semuanya Ditolak MK
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved