Menkum HAM pede kinerjanya tidak akan merosot
Rabu, 30 Januari 2013 - 14:32 WIB
Menkum HAM pede kinerjanya tidak akan merosot
A
A
A
Sindonews.com - Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (Menkum HAM), Amir Syamsuddin mengklaim, kinerja kementeriannya tidak akan merosot di tahun ini.
Menurutnya, rilis hasil survei yang diprediksi bahwa kinerja menteri akan menurun oleh Lingkaran Survei Indonesia (LSI) tidak akan mempengaruhinya.
"Buat saya tidak ada (kinerjanya menurun)," jelas Amir di Gedung DPR, Senayan, Jakarta Selatan, Rabu (30/1/2013).
Namun, Amir tidak menyalahkan terkait hasil survei tersebut. Menurutnya, sebagai menteri dirinya mengaku lebih paham apakah kinerjanya menurun atau tidak.
"Itu boleh saja diprediksi, kalau ada prediksi silahkan, tetapi kami yang bekerja lebih tahu," tegasnya.
Lebih lanjut dia mengatakan, kalau hasil survei LSI hanya sebagai sebuah ukuran kinerja yang sebaiknya digunakan untuk meningkatkan kinerja saja.
"LSI sama sekali menganggap itu ukuran untuk kinerja saja, kalau diri saya pribadi tidak, apalagi hasil survei," pungkasnya.
Sebelumnya, dari hasil riset LSI menyebutkan, saat ini sudah tak ada lagi harapan yang bisa dibanggakan oleh masyarakat Indonesia untuk perbaikan bangsa. Publik juga merasa apatis dengan kepemimpinan SBY.
Peneliti dari LSI, Ardian Sopian mengatakan, dari hasil riset diketahui sebanyak 66,55 persen publik tidak yakin kondisi Indonesia setahun ke depan menjelang Pemilu 2014 akan semakin baik.
Sebab, menjelang Pemilu 2014 kinerja para menteri mulai tidak fokus lagi, mereka lebih sibuk mengurusi partai politik (Parpol) ketimbang pemerintahan.
Menurutnya, rilis hasil survei yang diprediksi bahwa kinerja menteri akan menurun oleh Lingkaran Survei Indonesia (LSI) tidak akan mempengaruhinya.
"Buat saya tidak ada (kinerjanya menurun)," jelas Amir di Gedung DPR, Senayan, Jakarta Selatan, Rabu (30/1/2013).
Namun, Amir tidak menyalahkan terkait hasil survei tersebut. Menurutnya, sebagai menteri dirinya mengaku lebih paham apakah kinerjanya menurun atau tidak.
"Itu boleh saja diprediksi, kalau ada prediksi silahkan, tetapi kami yang bekerja lebih tahu," tegasnya.
Lebih lanjut dia mengatakan, kalau hasil survei LSI hanya sebagai sebuah ukuran kinerja yang sebaiknya digunakan untuk meningkatkan kinerja saja.
"LSI sama sekali menganggap itu ukuran untuk kinerja saja, kalau diri saya pribadi tidak, apalagi hasil survei," pungkasnya.
Sebelumnya, dari hasil riset LSI menyebutkan, saat ini sudah tak ada lagi harapan yang bisa dibanggakan oleh masyarakat Indonesia untuk perbaikan bangsa. Publik juga merasa apatis dengan kepemimpinan SBY.
Peneliti dari LSI, Ardian Sopian mengatakan, dari hasil riset diketahui sebanyak 66,55 persen publik tidak yakin kondisi Indonesia setahun ke depan menjelang Pemilu 2014 akan semakin baik.
Sebab, menjelang Pemilu 2014 kinerja para menteri mulai tidak fokus lagi, mereka lebih sibuk mengurusi partai politik (Parpol) ketimbang pemerintahan.
(maf)