Mahfud: Saya tidak pede nyapres
Selasa, 29 Januari 2013 - 01:11 WIB
Mahfud: Saya tidak pede nyapres
A
A
A
Sindonews.com - Ketua Mahkamah Konstitusi Mahfud MD mengklaim, dirinya tidak percaya diri untuk melaju pada bursa pemilihan calon presiden pada 2014 mendatang.
Pasalnya, dia mengakui bahwa dirinya masih banyak kekurangan untuk bisa memimpin Indonesia selama 5 tahun kedepan nantinya. Hal tersebut pun disampaikan Mahfud, ketika dirinya menerima penghargaan kandidat penerima anugerah The Rising Stars Mens Obsessions 9 Young Leader 2013-2014.
“Saya terus terang belum merasa pede, untuk menyatakan diri sebagai orang yang layak menjadi calon presiden,“ kata Mahfud di Hotel Grand Melia, Jakarta, Senin (28/1/2013).
Mahfud pun membagi ketidakpercayadiriannya tersebut dalam tiga hal. Dia pun membayangkan ketika Soekarno Hatta dulu, untuk menjadi presiden dan wakil berjuang dengan cukup berat.
“Masa dengan saya, dengan datang begini mau jadi presiden sungguh tidak masuk akal,” tegasnya.
Mahfud juga mengatakan, alasannya lain yang membuat dirinya tidak percaya diri, karena perebutan kursi capres dan cawapres yang diperebutkan banyak orang.
“Yang diperlukan presiden atau wakil masing-masing hanya satu, sedangkan yang ingin mencalonkan sendiri banyak sekali,” jelasnya.
“Ketiga kalaupun platform sebagai tempat bersemaian calon-calon pemimpin itu harus diprioritas berdasarkan konstitusi dicalonkan untuk mencari calon-calonnya sendiri. Terpenting kita sekarang ini, mencari calon presiden dan calon wakil prtedien bersama-sama untuk memperoleh calon terbaik,” pungkasnya.
Pasalnya, dia mengakui bahwa dirinya masih banyak kekurangan untuk bisa memimpin Indonesia selama 5 tahun kedepan nantinya. Hal tersebut pun disampaikan Mahfud, ketika dirinya menerima penghargaan kandidat penerima anugerah The Rising Stars Mens Obsessions 9 Young Leader 2013-2014.
“Saya terus terang belum merasa pede, untuk menyatakan diri sebagai orang yang layak menjadi calon presiden,“ kata Mahfud di Hotel Grand Melia, Jakarta, Senin (28/1/2013).
Mahfud pun membagi ketidakpercayadiriannya tersebut dalam tiga hal. Dia pun membayangkan ketika Soekarno Hatta dulu, untuk menjadi presiden dan wakil berjuang dengan cukup berat.
“Masa dengan saya, dengan datang begini mau jadi presiden sungguh tidak masuk akal,” tegasnya.
Mahfud juga mengatakan, alasannya lain yang membuat dirinya tidak percaya diri, karena perebutan kursi capres dan cawapres yang diperebutkan banyak orang.
“Yang diperlukan presiden atau wakil masing-masing hanya satu, sedangkan yang ingin mencalonkan sendiri banyak sekali,” jelasnya.
“Ketiga kalaupun platform sebagai tempat bersemaian calon-calon pemimpin itu harus diprioritas berdasarkan konstitusi dicalonkan untuk mencari calon-calonnya sendiri. Terpenting kita sekarang ini, mencari calon presiden dan calon wakil prtedien bersama-sama untuk memperoleh calon terbaik,” pungkasnya.
(san)