Sistem politik dan partai politik harus dibenahi

Senin, 21 Januari 2013 - 14:34 WIB
Sistem politik dan partai...
Sistem politik dan partai politik harus dibenahi
A A A
Sindonews.com- Menuju pertarungan politik 2014 sistem politik dan partai politik (parpol) wajib berbenah diri. Upaya pembenahan diri tidak hanya menjadi tanggung jawab parpol dan pelaku politik, tapi juga semua pihak termasuk masyarakat.

"Sistem politik di Indonesia seperti mengharuskan siapapun yang ingin duduk di jabatan strategis wajib terlibat dalam parpol. Mulai dari presiden, wakil presiden, anggota DPR/DPRD, menteri dan lain-lain. Hal ini membuat sistem politik dan parpol harus dibenahi bersama. Agar pemimpin yang lahir benar-benar berkualitas," ujar Peneliti Lembaga Survei Indonesia Burhanuddin Muhtadi di UII, Yogyakarta, Senin (21/1/2013).

Dalam dialog kepemimpinan ini, Burhanuddin mengatakan, pemimpin yang berkualitas haruslah pemimpin yang transformatif. Namun dengan kondisi tanpa pembenahan parpol saat ini, ia takut yang akan lahir justru pemimpin yang transaksional.

Untuk mencegah hal tersebut, ia mulai membujuk orang-orang baik yang berkualitas agar mau masuk dalam parpol. "Parpol memiliki tanggung jawab melahirkan leader, bukan dealer. Karena itu, parpol sendiri tidak boleh menutup diri dari orang berkualitas yang bukan dari kalangan parpol. Jangan hanya melihat para kadernya saja," tegasnya.

Burhanuddin mengungkapkan, seorang pemimpin yang baik ialah pemimpin yang memiliki pengaruh besar. Pemimpin berpengaruh berarti mampu melakukan penataan yang baik. Namun kenyataannya, pasca reformasi lalu, Indonesia hanya dijejali pemimpin-pemimpin layaknya seorang pemimpin upacara, tak miliki pengaruh apapun.

"Tak hanya itu, seorang pemimpin juga harus bisa berpikir out of the box. Mampu memikirkan penyelesaian persoalan negara dan memberikan stimulasi bagi para masyarakatnya. Dan syarat penting lainnya ialah pemimpin tidak boleh membangun tameng dengan masyarakatnya," imbuhnya.
(kri)
Berita Terkait
Pemerintah Belum Tuntaskan...
Pemerintah Belum Tuntaskan Hak 2.747 Penyelenggara Pemilu 2014
DPR Minta Pemerintah...
DPR Minta Pemerintah Bayar Uang Penghargaan Penyelenggara Pemilu 2014
Kebocoran Data Pemilih...
Kebocoran Data Pemilih Pemilu 2014, Ini Kata KPU DIY
Capaian Partai Gerindra...
Capaian Partai Gerindra di Pemilu 2009, 2014, dan 2019
Peretas Diduga Bobol...
Peretas Diduga Bobol Data Pemilih Pemilu 2014 Melalui KPU
Data Pemilih Pemilu...
Data Pemilih Pemilu 2014 Diduga Dibobol, Termasuk DPT Bantul
Berita Terkini
Mantan Dirut PGN Dituntut...
Mantan Dirut PGN Dituntut 5 Tahun Penjara dalam Kasus Korupsi Jual Beli Gas
Memanfaatkan Limbah...
Memanfaatkan Limbah Kelapa Sawit Jadi Produk UMKM
KPK Kembali Tahan Tersangka...
KPK Kembali Tahan Tersangka Kasus Dana Hibah Jatim, Kali Ini Anggota DPRD Mahrus Ali
Daftar Nama 19 Calon...
Daftar Nama 19 Calon Hakim Agung dan 4 Hakim Ad Hoc Lolos Seleksi Kesehatan dan Kepribadian
Wacana Kopdes Sebarkan...
Wacana Kopdes Sebarkan Bansos, Selly PDIP: Jangan Sampai Mengulang Masalah
KPK Kembangkan Kasus...
KPK Kembangkan Kasus Suap Rejang Lebong, Bidik Proyek Limbah Kesehatan di Bengkulu
Infografis
Sensus Ekonomi 2026:...
Sensus Ekonomi 2026: Data untuk Memperkuat UMKM dan Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved