Bawaslu kebut susun aturan kampanye di media massa

Rabu, 16 Januari 2013 - 13:17 WIB
Bawaslu kebut susun...
Bawaslu kebut susun aturan kampanye di media massa
A A A
Sindonews.com - Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) terus melakukan pertemuan dengan Komisi Informasi Publik (KIP) dan Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) untuk menyusun sistem pengawasan kampanye partai politik (Parpol) di media massa. Langkah ini dilakukan untuk menghindari persaingan tidak sehat dan memberikan porsi yang sama dalam melaksanakan kampanye di media massa.

"Ini efektif. Setiap hari kita melakukan pertemuan secara marathon dengan KIP dan KPI untuk penyusunan formula yang tepat," jelas Ketua Bawaslu, Muhammad Alhamid kepada Sindonews di Kantor KPU, Jalan Imam Bonjol, Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (16/1/2013).

Ia melanjutkan, kalau saat ini sebenarnya sudah ada undang-undang yang mengatur mengenai periklanan parpol di media massa. Namun, pihaknya akan kembali merumuskan dan menyusun strategi khusus untuk menemukan pelanggaran tersebut.

"Walau dalam undang-undang sudah ada, cuma belum secara eksplisit mendeteksi pelanggaran-pelanggaran itu. Nah, ini dibutuhkan kerjasama antara KPI, KIP dan Bawaslu guna memberikan masukan dalam menyusun strategi pengawasan," terang Muhammad.

Terakhir, dirinya menjelaskan, bahwa pihaknya akan terus bekerja secara ekstra untuk menemukan cara pengawasan yang efektif agar dapat bekerja secara maksimal dalam fungsinya sebagai lembaga pengawas pemilu.

"Karena selain limidasi waktu yang sangat panjang tetapi juga sangat luas jadi harus segera diatur. Supaya kita bisa memberikan penilaian dari setiap masing-masing peserta Pemilu, apakah ini pelanggaran atau tidak," pungkasnya.

Sekedar informasi, hari ini Bawaslu sudah menandatangani MoU dengan Polri dan Kejaksaan Agung tentang Sentra Penegakan Hukum Terpadu (Gakkumdu).
(kri)
Berita Terkait
Pemerintah Belum Tuntaskan...
Pemerintah Belum Tuntaskan Hak 2.747 Penyelenggara Pemilu 2014
DPR Minta Pemerintah...
DPR Minta Pemerintah Bayar Uang Penghargaan Penyelenggara Pemilu 2014
Kebocoran Data Pemilih...
Kebocoran Data Pemilih Pemilu 2014, Ini Kata KPU DIY
Capaian Partai Gerindra...
Capaian Partai Gerindra di Pemilu 2009, 2014, dan 2019
Peretas Diduga Bobol...
Peretas Diduga Bobol Data Pemilih Pemilu 2014 Melalui KPU
Data Pemilih Pemilu...
Data Pemilih Pemilu 2014 Diduga Dibobol, Termasuk DPT Bantul
Berita Terkini
Usia Pensiun Personel...
Usia Pensiun Personel Polri Tidak Sama, Ini Penjelasan Pemerintah
Perjuangkan Nasib Dokter...
Perjuangkan Nasib Dokter Muda, PDMI Minta Pemerintah Buka Kembali Akses Ujian Kompetensi
OTT di Muara Enim dan...
OTT di Muara Enim dan Jakarta, KPK Sita Uang Ratusan Juta
Buku Laku Spiritual...
Buku Laku Spiritual Pak Harto, Indonesia, dan Kejawen Diluncurkan, Kupas Cara Soeharto Tunjuk Pembantunya
Isu Dana Dapur MBG Belum...
Isu Dana Dapur MBG Belum Cair, Nanik S Deyang Sebut Hoaks
Penampakan 2 Tersangka...
Penampakan 2 Tersangka Kasus Kuota Haji Kenakan Rompi Oranye KPK
Infografis
Ranking FIFA Terbaru:...
Ranking FIFA Terbaru: Argentina Gusur Spanyol di Puncak, Indonesia Meroket 4 Tingkat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved