Vonis Angie merangsang masyarakat untuk korupsi

Sabtu, 12 Januari 2013 - 15:21 WIB
Vonis Angie merangsang...
Vonis Angie merangsang masyarakat untuk korupsi
A A A
Sindonews.com- Pakar Psikolog Politik Universitas Indonesia (UI) Profesor Hamdi Muluk menilai, hikmah dari rendahnya vonis majelis hakim Tipikor dibanding tuntutan JPU KPK terhadap Angelina Sondakh membawa dampak sosial psikologis bagi masyarakat. Sehingga, vonis rendah yang diterima janda mendiang Adjie Massaid itu logikanya tak masuk di pemikiran masyarakat.

Lebih lanjut, Hamdi menjelaskan, bahwa keadilan restoratif atau keadilan yang dipahami masyarakat luas adalah seseorang meski dihukum sesuai dengan kesalahannya. Apa yang terjadi pada Angie, dinilainya, sangat menciderai rasa keadlan masyarakat yang kerap diperlakukan tak adil.

"Jika hukumannya hanya 4,5 tahun penjara, menggunakan remisi segala menjadi tinggal 3 tahunan. Ini kan mencederai masyarakat, toh masyarakat tidak tahu soal seluk beluk hukum,"ujarnya dalam diskusi Polemik Sindo Radio Network dengan tema 'ANGIE; antara TANGIS, VONIS dan MERINGIS' di Warung Daun, Jalan Cikini Raya, Jakarta Pusat, Sabtu (12/1/2013).

Maka dari itu, rendahnya vonis bagi Angie tersebut, tak akan membuat jera para koruptor. Bahkan, masyarakat secara tidak langsung memandang korupsi bukan sebagai sesuatu yang patut dikhawatirkan.

"Kepastian hukumnya justru sekarang yang dipahami, 'Sudahlah, sekarang korupsi, kepastian hukumnya pasti dihukum rendah'. Nanti malah masyarakat berpikir, siapa yang tidak mau korupsi?,"katanya.

Hamdi mengibaratkan politik sebagai panggung drama. Sehingga, lanjutnya, setiap aktor akan memanfaatkan setiap drama yang menguntungkan dirinya.

Vonis Angie pun, kata dia, menjadi episode 'happy ending' untuk drama kasus hukum yang menjerat Angie. Hal itu nampak dari ekspresi Angie usai mendapat putusan hakim majelis Tipikor.
(kri)
Berita Terkait
Imam Nahrawi Dituntut...
Imam Nahrawi Dituntut 10 Tahun Penjara dan Hak Politik Dicabut 5 Tahun
Argumentasi Pembelaan...
Argumentasi Pembelaan Hukum Imam Nahrawi
Datangi KPK, Komisi...
Datangi KPK, Komisi Kejaksaan Dalami Pengakuan Asisten Nahrawi
Dianggap Tidak Dalami...
Dianggap Tidak Dalami Sadapan, KPK Sebut Imam Nahrawi Tak Kooperatif
KPK Eksekusi Eks Menpora...
KPK Eksekusi Eks Menpora Imam Nahrawi ke Lapas Sukamiskin
Minta Maaf, Miftahul...
Minta Maaf, Miftahul Ulum Sebut Tudingan ke Adi dan Achsanul Khilaf
Berita Terkini
Sangkal Menkeu dan Gubernur...
Sangkal Menkeu dan Gubernur BI Diganti, Mensesneg: Justru Harus Kita Perkuat
Usai Silmy Karim Ditahan...
Usai Silmy Karim Ditahan KPK, Kursi Wamen Imipas Dibiarkan Kosong
Kasus Korupsi MBG Jadi...
Kasus Korupsi MBG Jadi Alarm Integritas Yayasan, PFI Dorong Audit dan Pengawasan Ketat
BI Rate Naik dan Rupiah...
BI Rate Naik dan Rupiah (tetap) Melemah
Penahanan Sudewo Dipindah...
Penahanan Sudewo Dipindah ke Semarang Jelang Sidang Perdana Kasusnya
Mensos Gus Ipul Tegaskan...
Mensos Gus Ipul Tegaskan Tak Ada Zona Aman untuk Korupsi di Kemensos
Infografis
3 Taktik Cerdas Iran...
3 Taktik Cerdas Iran untuk Kalahkan AS-Israel, Salah Satunya Perang Ala Vietnam
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved