Diperiksa 7 jam, Andi ditanya soal anggaran Kemenpora
Jum'at, 11 Januari 2013 - 18:35 WIB
Diperiksa 7 jam, Andi ditanya soal anggaran Kemenpora
A
A
A
Sindonews.com - Setelah menjalani pemeriksaan lebih dari 7 jam, mantan Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Andi Mallarangeng akhirnya meninggalkan Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
Sebelum meninggalkan Gedung KPK, Andi sempat mengatakan kalau kedatangannya kali ini sebagai saksi atas tersangka Deddy Kusdinar. Menjelaskan perihal isi pemeriksaan, Andi menuturkan hanya ditanya mengenai kedudukannya sebagai Menpora.
"Baik saudara-saudara baru saja saya selesai memberikan keterangan kepada KPK, dalam rangka sebagai saksi saudara Deddy Kusdinar," jelas Andi kepada wartawan di Gedung KPK, Jalan HR Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan, Jumat (11/1/2013).
"Dalam keterangan ini terutama berkaitan kedudukan saya sebagai menteri dalam organisasi kementerian," sambungnya.
Kakak kandung Rizal Mallarangeng ini melanjutkan, dia juga ditanya mengenai anggaran di Kemenpora terutama dalam pembangunan Sport Center di Bukit Hambalan, Bogor. "Tak hanya itu, saya juga ditanya proses penganggaran terkait proyek Hambalang itu," tegasnya.
Sebelum meninggalkan Gedung KPK, politisi Partai Demokrat ini berjanji siap menjalani pemeriksaan kapan pun lembaga superbody itu memanggilnya.
"Ya pokoknya kapan saja diminta keterangan saya siap," pungkasnya.
Sebelum meninggalkan Gedung KPK, Andi sempat mengatakan kalau kedatangannya kali ini sebagai saksi atas tersangka Deddy Kusdinar. Menjelaskan perihal isi pemeriksaan, Andi menuturkan hanya ditanya mengenai kedudukannya sebagai Menpora.
"Baik saudara-saudara baru saja saya selesai memberikan keterangan kepada KPK, dalam rangka sebagai saksi saudara Deddy Kusdinar," jelas Andi kepada wartawan di Gedung KPK, Jalan HR Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan, Jumat (11/1/2013).
"Dalam keterangan ini terutama berkaitan kedudukan saya sebagai menteri dalam organisasi kementerian," sambungnya.
Kakak kandung Rizal Mallarangeng ini melanjutkan, dia juga ditanya mengenai anggaran di Kemenpora terutama dalam pembangunan Sport Center di Bukit Hambalan, Bogor. "Tak hanya itu, saya juga ditanya proses penganggaran terkait proyek Hambalang itu," tegasnya.
Sebelum meninggalkan Gedung KPK, politisi Partai Demokrat ini berjanji siap menjalani pemeriksaan kapan pun lembaga superbody itu memanggilnya.
"Ya pokoknya kapan saja diminta keterangan saya siap," pungkasnya.
(kri)