Demokrat buka pintu untuk partai gurem

Kamis, 10 Januari 2013 - 12:21 WIB
Demokrat buka pintu...
Demokrat buka pintu untuk partai gurem
A A A
Sindonews.com - Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) Partai Demokrat Saan Mustopa mengakui, partainya membuka peluang bagi partai politik (Parpol) tidak lolos verifikasi oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU).

Bahkan, Anggota DPR dari Fraksi Demokrat ini mengatakan, partai berlambang mercy itu sudah melakukan komunikasi politik dengan beberapa partai tersebut.

"Demokrat selalu terbuka bagi partai tidak lolos verifikasi, itu sudah dilakukan seperti Partai Pakar Pangan, nah sekarang kita jalin komunikasi terus," kata Saan di Gedung DPR, Senayan, Jakarta Selatan, Kamis (10/1/2013).

Saan menjelaskan, saan ini Demokrat tetap menghormati upaya langkah hukum yang akan diambil oleh parpol tersebut. Menurutnya, itu sudah menjadi hak dari masing-masing parpol untuk memperjuangkan nasib parpolnya.

"Biarkan lakukan upaya hukum, kita selalu dukung, kalau sudah mentok, dengan senang hati kita terima," ucapnya.

Lebih lanjut dia mengatakan, jika ada yang mau bergabung dengan Demokrat, saratnya sangat sederhana, asalkan bisa menyesuaikan anggaran dasar dan anggaran rumah tangga Partai Demokrat. "Sehingga bisa melebur menjadi dengan Demokrat," tandasnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, rapat pleno terbuka KPU, yang dilakukan pada Senin 7 Desember 2012 dan berakhir pada Selasa 8 Desember dinihari, menelurkan keputusan, 24 parpol tidak memenuhi syarat untuk mengikuti Pemilu 2014 mendatang.

Sementara, 10 parpol lainnya dinyatakan KPU berhak mengikuti pesta demokrasi lima tahunan itu. Sepuluh parpol yang dinyatakan lolos sebagai peserta Pemilu 2014 itu adalah Partai Amanat Nasional (PAN), Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP,) Partai Demokrat, Partai Golkar, Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura).

Kemudian Partai Gerindra, Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Partai Nasional Demokrat (NasDem) dan Partai Persatuan Pembangunan (PPP).
(maf)
Berita Terkait
Pemerintah Belum Tuntaskan...
Pemerintah Belum Tuntaskan Hak 2.747 Penyelenggara Pemilu 2014
DPR Minta Pemerintah...
DPR Minta Pemerintah Bayar Uang Penghargaan Penyelenggara Pemilu 2014
Kebocoran Data Pemilih...
Kebocoran Data Pemilih Pemilu 2014, Ini Kata KPU DIY
Capaian Partai Gerindra...
Capaian Partai Gerindra di Pemilu 2009, 2014, dan 2019
Peretas Diduga Bobol...
Peretas Diduga Bobol Data Pemilih Pemilu 2014 Melalui KPU
Data Pemilih Pemilu...
Data Pemilih Pemilu 2014 Diduga Dibobol, Termasuk DPT Bantul
Berita Terkini
Prabowo Berulang Kali...
Prabowo Berulang Kali Ingatkan Jajarannya, Tugas Berat adalah Melawan Korupsi
Kasus dr Tifa dan Roy...
Kasus dr Tifa dan Roy Suryo P-21, Akankah Polemik Ijazah Berakhir di Pengadilan?
Sangkal Menkeu dan Gubernur...
Sangkal Menkeu dan Gubernur BI Diganti, Mensesneg: Justru Harus Kita Perkuat
Usai Silmy Karim Ditahan...
Usai Silmy Karim Ditahan KPK, Kursi Wamen Imipas Dibiarkan Kosong
Kasus Korupsi MBG Jadi...
Kasus Korupsi MBG Jadi Alarm Integritas Yayasan, PFI Dorong Audit dan Pengawasan Ketat
BI Rate Naik dan Rupiah...
BI Rate Naik dan Rupiah (tetap) Melemah
Infografis
Pemprov DKI Jakarta...
Pemprov DKI Jakarta Larang Ondel-ondel Digunakan untuk Ngamen di Jalanan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved