Menko Polhukam minta pengelola keamanan laut satukan visi

Rabu, 09 Januari 2013 - 20:01 WIB
Menko Polhukam minta...
Menko Polhukam minta pengelola keamanan laut satukan visi
A A A
Sindonews.com - Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Djoko Suyanto menyatakan, pengamanan laut belum optimal karena tumpang tindihnya kewenangan pengelolaan. Diharapkan, para stakeholders pengelolaan keamanan laut bisa melakukan sinergi di bawah koordinasi oleh Badan Koordinasi Keamanan Laut (Bakorkamla).

Djoko menegaskan, tumpang tindih kewenangan bahkan menimbulkan kesan adanya konflik kewenangan di laut. "Hal ini juga tercermin dalam penyusunan Rancangan Peraturan Pemerintah (RPP) tentang Indonesia Sea and Coast Guard yang sampai saat ini belum tercapai kata sepakat," ungkapnya dalam syukuran peringatan hari ulang tahun ke-6 Bakorkamla di Armabar TNI AL, Rabu (9/1).

Karenanya, lanjut Djoko, dirinya mengajak kepada seluruh stakeholders terkait agar saling bahu membahu dan bekerja sama dalam menanggulangi permasalahan tindak pelanggaran maupun tindak pidana di laut. "Hindari konflik yang seharusnya tidak perlu terjadi. Mari kita duduk bersama untuk memusyawarahkan apa yang terbaik bagi kepentingan bangsa dan negara," tegasnya.

Djoko mengakui, tidaklah mungkin pengelolaan keamanan perairan Indonesia dilakukan oleh sebuah instansi, tanpa adanya kerjasama dengan instansi lain yang terkait. Sebab, selain wilayah yang luas, aspek keamanan laut memiliki dimensi yang luas dan lintas sektor.

Sehingga, memerlukan pendekatan multi-approach melibatkan seluruh instansi dan stakeholders yang terkait agar pengelolaan dapat dilaksanakan secara efektif. Berdasarkan Perpres No 81 Tahun 2005, lanjut dia, tugas koordinasi penyusunan kebijakan dan pelaksanaan kegiatan operasional keamanan laut secara terpadu ada pada Bakorkamla.

Keberadaan Bakorkamla dimaksudkan untuk menjembatani persoalan-persoalan yang muncul, apakah dari aspek regulasi maupun pelaksanaan di lapangan sebagai filling the gap antar instansi dengan instansi yang lainnya. "Sinergitas adalah kata yang mudah diucapkan, namun dalam implementasinya di lapangan, kerapkali terdapat berbagai dinamika yang harus dapat kita temukan upaya solutif untuk mengatasinya,” ucap dia.

Mantan Panglima TNI itu mengaku percaya bahwa instansi dan stakeholders terkait, sepakat untuk mensinergikan sarana dan prasarana alat utama keamanan laut dalam melaksanakan penegakan hukum di laut. Adanya satu kesatuan integritas inilah, ujar Djoko, yang harus menjadi pangkal bertolak pikiran untuk menegakkan kepentingan nasional demi terwujudnya tujuan nasional.

Lebih lanjut, dia mengungkapkan, seluruh instansi yang memiliki kewenangan dalam pengelolaan keamanan laut, harus memiliki visi yang sama bahwa kewenangan pengaturan, pengawasan, perlindungan, dan pengelolaan atas laut, semata-mata ditujukan untuk melindungi kepentingan nasional di laut.
(kri)
Berita Terkait
Bakamla Usir Kapal Coast...
Bakamla Usir Kapal Coast Guard China di Laut Natuna Utara
Jaga Kedaulatan Negara,...
Jaga Kedaulatan Negara, Bakamla Tak Gentar Usir Kapal Rusia
Perketat Keamanan Perairan,...
Perketat Keamanan Perairan, Dodi Reza Datangi Bakamla
Bahayakan Pelayaran,...
Bahayakan Pelayaran, KN. Ular Laut 405 Bakamla Usir Kapal Yunani di Laut Banda
Bakamla Tangkap 2 Kapal...
Bakamla Tangkap 2 Kapal Tanker Berbendera Asing Diduga Transfer BBM Ilegal
Bakamla Akui Perlu Jet...
Bakamla Akui Perlu Jet Canggih untuk Pantau Perairan: Kecepatan Informasi Dibutuhkan
Berita Terkini
DKPP Pecat Ketua Bawaslu...
DKPP Pecat Ketua Bawaslu Kabupaten Tambrauw karena Terbukti Masih Berstatus ASN
KPK Ungkap Tahapan yang...
KPK Ungkap Tahapan yang Harus Dilalui untuk Ekstradisi Tersangka E-KTP Paulus Tannos
Terima Kunjungan Sekjen...
Terima Kunjungan Sekjen ICAPP, PKB Perkuat Jembatan Diplomasi Politik dengan Korsel
Desak DPR Segera Bahas...
Desak DPR Segera Bahas Revisi UU Pemilu, Perindo: Libatkan Partai Nonparlemen
Prediksi Ada Reshuffle,...
Prediksi Ada Reshuffle, Pengamat: Prabowo Butuh Menteri Eksekutor dan Komunikator Ulung
Revisi UU Pemilu Belum...
Revisi UU Pemilu Belum Dibahas, Golkar Usul Prabowo Kumpulkan Ketum Parpol
Infografis
Bill Gates Sumbang Rp2,6...
Bill Gates Sumbang Rp2,6 Triliun tapi Minta Uji Vaksin di Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved