Legislatif terkorup, sistem pemilu ikut mempengaruhi

Kamis, 03 Januari 2013 - 12:33 WIB
Legislatif terkorup,...
Legislatif terkorup, sistem pemilu ikut mempengaruhi
A A A
Sindonews.com - Pusat Pelaporan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) merilis anggota legislatif periode tahun 2009-2014 paling banyak terindikasi korupsi dari periode sebelumnya setelah rezim orde baru tumbang.

Sekretaris Fraksi Partai Amanat Nasional (FPAN), Teguh Juwarno menilai, laporan tersebut harus dilihat dalam karangka lebih besar. Pasalnya, sistem pemilu juga mempengaruhi persoalan tersebut. Misalnya, pada tahun 1999-2004 masih berlaku nomor urut calon oleh partai.

"Nah periode 2009-2014 dengan sistem suara terbanyak. Maka, yang terpilih adalah mereka yang punya duit banyak atau yang populer," ujarnya, melalui pesan singkat, Kamis (3/1/2013).

Dia mengakui, realitas di lapangan, masyarakat masih bisa dipengaruhi politik uang lantaran angka kemiskinan masih besar. Akhirnya, kebutuhan hidup itu menjadi faktor utama dalam menentukan pilihan.

"Akibatnya politikus mencari jalan pintas dengan pendekatan pragmatis, 'membeli' suara pemilih, mereka keluar banyak duit agar bisa terpilih," tukasnya.

Lanjutnya, setelah pemilu selesai,tidak menutup kemungkinan anggota DPR yang sudah banyak menghabiskan uang berusaha untuk mengembalikan biaya yang dikeluarkan.

"Ini sungguh memilukan, karena sebenarnya DPR (legislatif) hanya dapat bagian 'recehan' dari sebuah ayat di Undang-Undang (UU). Karena yang lebih besar keuntungannya adalah pihak-pihak yang paling menikmati UU tersebut, apakah itu pemodal asing, pengusaha dan eksekutif," ucapnya.
(kur)
Berita Terkait
Strategi Pemberantasan...
Strategi Pemberantasan Korupsi
Pemberantasan Korupsi...
Pemberantasan Korupsi dan Perampasan Aset
Pemberantasan Korupsi,...
Pemberantasan Korupsi, Kolusi, dan Nepotisme
Sisi Lain dalam Pemberantasan...
Sisi Lain dalam Pemberantasan Korupsi
Partisipasi Publik dalam...
Partisipasi Publik dalam Pemberantasan Korupsi
UU Antitipikor Sarana...
UU Antitipikor Sarana Pemberantasan Korupsi
Berita Terkini
Praperadilan Roy Suryo...
Praperadilan Roy Suryo Dikabulkan Sebagian, Pakar Hukum Pidana: Tak Batalkan Status Tersangka dan Pokok Perkara
Prabowo Puji India:...
Prabowo Puji India: Penduduk 1,4 Miliar, Transisi Pemerintahan Damai
Napi Diusulkan Ikut...
Napi Diusulkan Ikut Komcad usai Amnesti, Menteri Imipas: Belum Final
Kepala BPOM Dorong ASEAN...
Kepala BPOM Dorong ASEAN Perkuat Sistem Darurat Keamanan Pangan
Menhaj Buka Peluang...
Menhaj Buka Peluang BPIH Haji 2027 Turun jika Harga Minyak Dunia Terus Merosot
Prabowo dan Narendra...
Prabowo dan Narendra Modi Resmikan Konservasi Candi Prambanan Pagi Ini
Infografis
Sistem Pertahanan S-400...
Sistem Pertahanan S-400 India Dihancurkan oleh Pakistan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved