Kelas menengah belum inginkan perubahan politik

Sabtu, 29 Desember 2012 - 11:37 WIB
Kelas menengah belum...
Kelas menengah belum inginkan perubahan politik
A A A
Sindonews.com - Menjelang Pemilu 2014 mendatang, kelas menengah terdidik seperti mahasiswa, akademisi, dan aktifis prodemokrasi belum menginginkan perubahan politik. Saat ini mereka lebih memilih 'zona nyaman' ketimbang harus melakukan perubahan yang memang dibutuhkan Indonesia.

Hal itu disampaikan oleh Pengamat Politik Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) Syamsuddin Haris dalam seminar Budaya Politik Indonesia dan Kelas Menengah di Gren Alia Cikini, Jalan Cikini Raya, Jakarta Pusat, Sabtu (29/12/2012).

"Dalam jangka pendek, kelas menengah Indonesia lebih memilih zona nyaman ketimbang faktor perubahan politik. Kalangan kelas menengah terdidik seperti akademisi, mahasiswa, dan aktifis gerakan prodemokrasi bukan hanya sedikit jumlahnya, namun cenderung terpolararisasi," kata dia.

Menurutnya, saat ini yang bisa melakukan perubahan politik hanya melalui konsolidasi kekuatan masyarakat sipil yang berintikan kelas menengah.

"Padahal, konsolidasi demokrasi pertama-tama meniscayakan berlangsungnya konsolidasi kekuatan masyarakat sipil yang berintikan kelas menengah. Salah satu kuncinya adalah membangun saling kerja sama dan konsolidasi di antara berbagai elemen kekuatan civil society," sambungnya.

Syamsuddin menegaskan, kerja sama dan konsolidasi kelas menengah, masyarakat sipil, media, ormas, akademisi dan mahasiswa sangat diperlukan untuk mendesak perubahan dari kepemimpinan yang pro rakyat.

"Kerja sama dan konsolidasi diantara berbagai elemen kekuatan civil society. Media, CSO, ormas, akademisi, dan mahasiswa diperlukan untuk mendeksakkan perubahan kepada mereka yang seharusnya paling bertanggungjawab untuk itu, yakni para elite penyelenggara negara yang tengah mati rasa," cetusnya.
(mhd)
Berita Terkait
Masa Depan Politik di...
Masa Depan Politik di Indonesia: Politik Dinasti?
Rakernas Perdana di...
Rakernas Perdana di Surabaya, Partai Mahasiswa Indonesia Berkomitmen Tingkatkan Partisipasi Politik Anak Muda
Demokrasi Indonesia...
Demokrasi Indonesia Dinilai Masih Diwarnai Politik Identitas
Politik Santuy atau...
Politik Santuy atau Politik Baperan
Mimbar Demokrasi Melawan...
Mimbar Demokrasi Melawan Politik Dinasti
Crab Mentality Penggerus...
Crab Mentality Penggerus Soliditas Bangsa
Berita Terkini
Roy Suryo Laporkan Lechumanan...
Roy Suryo Laporkan Lechumanan dan Rismon Sianipar, Ade Darmawan: Berarti Dia Ngajak Perang
Cerita Perjalanan Revisi...
Cerita Perjalanan Revisi UU Polri, Kapolri Singgung Aksi Demo Agustus Kelam
Sahroni: Dengan UU Polri...
Sahroni: Dengan UU Polri Baru, Transparansi Penegakan Hukum Akan Lebih Meningkat
Bahlil Izin Panggil...
Bahlil Izin Panggil Kanda ke Prabowo: Supaya Olahannya Cepat Masuk
Setujui Usulan Tambahan...
Setujui Usulan Tambahan Anggaran Kemhan Rp195 Triliun, Komisi I Bakal Diteruskan ke Banggar
Menghormati Putusan,...
Menghormati Putusan, Mengawal Keadilan: Membaca Kasus Andrie Yunus dari Perspektif Hukum, Politik, dan Militer
Infografis
Penjualan Mobil Murah...
Penjualan Mobil Murah LCGC Anjlok, Daya Beli Kelas Menengah Terancam?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved