Hanura sebut saat ini moment tepat reshuffle

Jum'at, 28 Desember 2012 - 23:20 WIB
Hanura sebut saat ini...
Hanura sebut saat ini moment tepat reshuffle
A A A
Sindonews.com - Mundurnya mantan Menteri Pemuda dan olah raga (Menpora) Andi Mallarangeng dinilai sebagai momentum tepat bagi Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) untuk melakukan reshuffle kabinet Indonesia Bersatu Jilid II.

Hal itu disampaikan Sekretaris Fraksi DPR Partai Hanura Saleh Husein saat dihubungi wartawan, Jumat (28/12/2012).

"Ini adalah moment paling tepat untuk SBY mereshuffle kabinetnya, bertepatan dengan mundurnya Andi Malarangeng," ujar Saleh.

Menurutnya, tak hanya mengganti Menpora, reshuffle kabinet juga harus dilakukan kepada para menteri yang mendapat nilai jeblok.

"Sosok yang tepat Presiden SBY yang lebih tahu. Ini juga merupakan hak prerogatif Presiden," kata dia.

Saleh menyadari posisi Hanura yang berada di luar pemerintahan. Pasalnya sisa masa jabatan SBY harus diefektifkan untuk terus menyelesaikan persoalan bangsa.

"Baik masalah tersedianya lapangan kerja, pendidikan, kesehatan , ekonomi dan kesejahteraan masyarakat yg semakin berat ditahun mendatang,"

Meski begitu, Anggota Komisi V ini tetap berharap pemerintahan SBY-Boediono bisa berahir dengan baik.
(rsa)
Berita Terkait
Dongkrak Kinerja Kabinet!
Dongkrak Kinerja Kabinet!
Reshuffle Kabinet Diyakini...
Reshuffle Kabinet Diyakini Mampu Genjot Kinerja
Persepi Sebut Opini...
Persepi Sebut Opini Publik Tak Sepenuhnya Jadi Ukuran Kinerja Kementerian
Perombakan Kabinet Dinilai...
Perombakan Kabinet Dinilai Masih Menunjukkan Politik Transaksional
Perbaiki Kinerja Kabinet,...
Perbaiki Kinerja Kabinet, Relawan Jokowi Dorong Reshuffle
Reshuffle Kabinet Harus...
Reshuffle Kabinet Harus Berbasis Kinerja, Bukan Letupan Politik
Berita Terkini
Gempa M7,1 Guncang Jepang,...
Gempa M7,1 Guncang Jepang, Kemlu Pastikan Tidak Ada WNI Jadi Korban
PWI Cabut Laporan Polisi...
PWI Cabut Laporan Polisi terhadap Hotman Paris
Perindo Bekali Anggota...
Perindo Bekali Anggota Legislatif Strategi Pemenangan dan Pemahaman Teknis Kepemiluan
Anggota DPRD Jatim Ditahan...
Anggota DPRD Jatim Ditahan KPK, Diduga Beri Suap Rp1,5 Miliar demi Jatah Dana Hibah Rp83,4 Miliar
Pakar Hukum Tata Negara...
Pakar Hukum Tata Negara Dorong Ambang Batas Fraksi daripada Ambang Batas Parlemen
Dasar Penetapan Febrie...
Dasar Penetapan Febrie sebagai Tersangka TPPU Dipertanyakan
Infografis
Saat Sekutu Berhenti...
Saat Sekutu Berhenti Menuruti Donald Trump
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved