PAN terima PDIP masuk KIB Jilid II
Jum'at, 28 Desember 2012 - 19:28 WIB
PAN terima PDIP masuk KIB Jilid II
A
A
A
Sindonews.com - Belum lama ini politikus senior Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Taufiq Kiemas membawa anaknya Puan Maharani ke Istana Negara Jakarta bertemu dengan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Muncul spekulasi PDIP akan masuk Kabinet Indonesia Bersatu (KIB) Jilid II.
Menanggapi hal itu, Ketua DPP Partai Amanat Nasional (PAN) Bidang Politik Bima Arya mengaku tidak keberatan, jika PDIP mau masuk dalam koalisi pendukung pemerintahan SBY-Boediono.
"Tentu sangat terbuka, PAN biasa koalisi dengan PDIP, kalau PDIP bergabung kita senang," ujar Bima di Galeri Cafe TIM, Jalan Cikini Raya, Jakarta Pusat, Jumat (28/12/2012).
Bima menyadari, persoalan koalisi merupakan hak prerogatif presiden. "Komandannya bukan PAN, kita serahkan ke beliau (SBY)," ujarnya.
Sebelum mengambil langkah jauh, maka SBY harus menghitung secara matang. Menurutnya koalisi pendukung pemerintahan SBY harus berahir dengan baik.
"Pak SBY harus menghitung dengan cermat, mari tamatkan koalisi dengan husnul khotimah," pungkasnya.
Menanggapi hal itu, Ketua DPP Partai Amanat Nasional (PAN) Bidang Politik Bima Arya mengaku tidak keberatan, jika PDIP mau masuk dalam koalisi pendukung pemerintahan SBY-Boediono.
"Tentu sangat terbuka, PAN biasa koalisi dengan PDIP, kalau PDIP bergabung kita senang," ujar Bima di Galeri Cafe TIM, Jalan Cikini Raya, Jakarta Pusat, Jumat (28/12/2012).
Bima menyadari, persoalan koalisi merupakan hak prerogatif presiden. "Komandannya bukan PAN, kita serahkan ke beliau (SBY)," ujarnya.
Sebelum mengambil langkah jauh, maka SBY harus menghitung secara matang. Menurutnya koalisi pendukung pemerintahan SBY harus berahir dengan baik.
"Pak SBY harus menghitung dengan cermat, mari tamatkan koalisi dengan husnul khotimah," pungkasnya.
(mhd)