PAN setuju perombakan kabinet secara total
Jum'at, 28 Desember 2012 - 16:29 WIB
PAN setuju perombakan kabinet secara total
A
A
A
Sindonews.com - Partai Amanat Nasional (PAN) menyetujui adanya perombakan Kabinet Indonesia Bersatu (KIB) Jilid II secara total. Hal itu guna mewujudkan pemerintahan yang lebig solid lagi.
"PAN setuju reshuffle kabinet, tapi tidak hanya (jabatan) menpora saja," kata Ketua Dewan Pengurus Pusat (DPP) Partai Amanat Nasional (PAN) bidang politik, Bima Arya dalam sebuah diskusi di Galeri Kafe, Cikini, Jakarta Pusat, Jumat (28/12/2012).
Dengan catatan, katanya, demi peningkatan kinerja dan keseimbangan koalisi. Dalam mendukung Pemerintahan Sisolo Bambang Yudhoyono (SBY)-Boediono supaya lebih solid menjelang pemilu 2014.
Demi mengurangi tensi politik, katanya, PAN setuju reshuffle itu untuk kesolitan di dalam kabinet, karena ada beberapa menteri yang terlihat sudah tidak solid lagi di kabinet.
Bima mengusulkan, momen yang tepat untuk melakukan reshuffle kabinet adalah bulan Januari 2013. Hal itu demi efektifitas pemerintahan SBY-Boediono. "kalau mau reshuffle harus Januari, kalau tidak eggak usah sama sekali," katanya.
Sebagai mana diketahui, wacana reshuffle kembali bergulir, setelah mantan Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Andi Alfian Mallarangeng mundur dari kursi Menpora.
Andi mundur setelah ditetapkan tersangka oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terkait dugaan kasus korupsi proyek sport Center, Hambalang, Bogor, Jawa Barat.
"PAN setuju reshuffle kabinet, tapi tidak hanya (jabatan) menpora saja," kata Ketua Dewan Pengurus Pusat (DPP) Partai Amanat Nasional (PAN) bidang politik, Bima Arya dalam sebuah diskusi di Galeri Kafe, Cikini, Jakarta Pusat, Jumat (28/12/2012).
Dengan catatan, katanya, demi peningkatan kinerja dan keseimbangan koalisi. Dalam mendukung Pemerintahan Sisolo Bambang Yudhoyono (SBY)-Boediono supaya lebih solid menjelang pemilu 2014.
Demi mengurangi tensi politik, katanya, PAN setuju reshuffle itu untuk kesolitan di dalam kabinet, karena ada beberapa menteri yang terlihat sudah tidak solid lagi di kabinet.
Bima mengusulkan, momen yang tepat untuk melakukan reshuffle kabinet adalah bulan Januari 2013. Hal itu demi efektifitas pemerintahan SBY-Boediono. "kalau mau reshuffle harus Januari, kalau tidak eggak usah sama sekali," katanya.
Sebagai mana diketahui, wacana reshuffle kembali bergulir, setelah mantan Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Andi Alfian Mallarangeng mundur dari kursi Menpora.
Andi mundur setelah ditetapkan tersangka oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terkait dugaan kasus korupsi proyek sport Center, Hambalang, Bogor, Jawa Barat.
(mhd)