KPK jangan terlalu banyak bicara
Jum'at, 28 Desember 2012 - 06:44 WIB
KPK jangan terlalu banyak bicara
A
A
A
Sindonews.com - Janji Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akan mengumumkan banyak tersangka baru pada awal 2013 terkait sejumlah kasus korupsi, tidak selamanya mendapat apresiasi. KPK sebagai lembaga penegak hukum, diminta tidak banyak berbicara ke publik.
Anggota Komisi III DPR Eva Kusuma Sundari mengimbau sebaiknya KPK lebih banyak bekerja menuntaskan kasus korupsi daripada terus membuat pernyataan ke publik.
"Enggak usah banyak bicara untuk efek sensasi media. Banyaklah bekerja, sedikit bicara," kata Eva melalui pesan singkatnya kepada Sindonews, Kamis (27/12/2012) malam.
Menurut Eva, KPK sebagai lembaga antikorupsi, sudah seharusnya tetap mengutamakan pemberantasan korupsi. "Tidak perlu seperti mengabarkan pertunjukan. Ini penegakkan hukum, biarkan heboh sebagai dampak, bukan tujuan," imbuhnya.
Politikus Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) ini melanjutkan, akan lebih baik jika KPK tetap fokus bekerja dan mengumumkan hasilnya kepada publik jika sudah saatnya.
"Betul, sedikit bicara banyak kerja," tandasnya lagi.
Anggota Komisi III DPR Eva Kusuma Sundari mengimbau sebaiknya KPK lebih banyak bekerja menuntaskan kasus korupsi daripada terus membuat pernyataan ke publik.
"Enggak usah banyak bicara untuk efek sensasi media. Banyaklah bekerja, sedikit bicara," kata Eva melalui pesan singkatnya kepada Sindonews, Kamis (27/12/2012) malam.
Menurut Eva, KPK sebagai lembaga antikorupsi, sudah seharusnya tetap mengutamakan pemberantasan korupsi. "Tidak perlu seperti mengabarkan pertunjukan. Ini penegakkan hukum, biarkan heboh sebagai dampak, bukan tujuan," imbuhnya.
Politikus Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) ini melanjutkan, akan lebih baik jika KPK tetap fokus bekerja dan mengumumkan hasilnya kepada publik jika sudah saatnya.
"Betul, sedikit bicara banyak kerja," tandasnya lagi.
(maf)