HMP hanya alat untuk menyerang pemerintah
Jum'at, 28 Desember 2012 - 06:30 WIB
HMP hanya alat untuk menyerang pemerintah
A
A
A
Sindonews.com - Partai Demokrat menyatakan, penggunaan Hak Menyatakan Pendapat (HMP) dalam mega skandal bailout Bank Century, hanya sebagai alat untuk menyerang Pemerintah Susilo Bambang Yudhoyono (SBY),
Hal itu ditegaskan politikus Demokrat Achsanul Qosasi. Menurutnya, partai berlambang bintang mercy itu secara tegas sebagai partai pendukung pemerintah, jelas menolak usulan HMP.
"Karena itu (HMP) hanya alat untuk menyerang Pemerintah SBY," kata Achsanul Qosasi melalui pesan singkatnya kepada Sindonews, Kamis (27/12/2012) malam.
Anggota Tim Pengawas (Timwas) Century ini menyadari, 2013 adalah tahun politik, sehingga Demokrat terus waspada terhadap manuver politik partai lainnya. Pasalnya, sisa Pemerintahan SBY-Boediono tentu tidak akan disia-siakan oleh Demokrat untuk tetap memberikan dukungan politik.
"Demokrat menginginkan agar pemerintah tetap kondusif, sehingga pelayanan kepada rakyat optimal,"ucapnya.
Lebih lanjut Anggota Komisi XI DPR ini menegaskan, soliditas partai koalisi harus tetap dijaga, untuk mengawal Pemerintahan SBY-Boediono.
"Ya betul (koalisi harus dukung). Soliditas koalisi menjadi keniscayaan yang harus kita jaga sampai suksesi di 2014," pungkasnya.
Hal itu ditegaskan politikus Demokrat Achsanul Qosasi. Menurutnya, partai berlambang bintang mercy itu secara tegas sebagai partai pendukung pemerintah, jelas menolak usulan HMP.
"Karena itu (HMP) hanya alat untuk menyerang Pemerintah SBY," kata Achsanul Qosasi melalui pesan singkatnya kepada Sindonews, Kamis (27/12/2012) malam.
Anggota Tim Pengawas (Timwas) Century ini menyadari, 2013 adalah tahun politik, sehingga Demokrat terus waspada terhadap manuver politik partai lainnya. Pasalnya, sisa Pemerintahan SBY-Boediono tentu tidak akan disia-siakan oleh Demokrat untuk tetap memberikan dukungan politik.
"Demokrat menginginkan agar pemerintah tetap kondusif, sehingga pelayanan kepada rakyat optimal,"ucapnya.
Lebih lanjut Anggota Komisi XI DPR ini menegaskan, soliditas partai koalisi harus tetap dijaga, untuk mengawal Pemerintahan SBY-Boediono.
"Ya betul (koalisi harus dukung). Soliditas koalisi menjadi keniscayaan yang harus kita jaga sampai suksesi di 2014," pungkasnya.
(maf)