Rp14 miliar untuk renovasi ruang rapat Kemenkeu
Kamis, 27 Desember 2012 - 10:44 WIB
Rp14 miliar untuk renovasi ruang rapat Kemenkeu
A
A
A
Sindonews.com - Akhir tahun 2012 ini, Kementerian Keuangan diketahui akan mengeluarkan anggaran sebesar Rp14 miliar untuk merenovasi ruang rapat. Rencana itu diungkap Forum Indonesia untuk Transparansi Anggaran (Fitra) setelah melakukan investigasinya.
"Pada tahun 2012 ini, Kementerian Keuangan akan menguras anggaran hanya demi untuk mendandani ruang rapat kantor pusat Kemenkeu. Tidak tanggung-tanggung, uang yang akan dihambur-hambur untuk mendandani ruang rapat kantor itu sebesar Rp14 miliar," jelas Koordinator Advokasi dan Investigasi Fitra, Uchok Sky Khadafi dalam siaran pers yang diterima Sindonews, Kamis (27/12/2012).
Uchok merinci, anggaran sebesar itu, rencana akan digunakan untuk membeli sejumlah perlengkapan ruang rapat,. Perlengkapan itu di antaranya, keset dan karpet dengan harga Rp529 juta, dan saat ini telah menyelesaikan proses lelang yang dimenangkan CV Sembilan Benua.
"Anggaran sebesar Rp14 miliar untuk membeli bermacam-macam, seperti, pertama, keset dan karpet dengan anggaran sebesar Rp.529.977.716. Sudah selesai proses lelangnya CV Sembilan Benua, yang beralamat Jl Ence Sumantadiredja, Pamoyangan Bogor pemenangnya, serta kontrak sudah ditandatangani tanggal 14 Maret 2012," beber Uchok.
Selain itu, ada juga pengeluaran pembelian karpet dengan harga lebih dari Rp1,9 miliar yang juga telah melalui proses lelang, dan dimenangkan CV Trimitra Sejati.
Ada pula biaya pembelian video conference senilai Rp11 miliar dengan proses lelang dan dimenangkan PT. Mitra Intergarasi Informatika.
"Pada tahun 2012 ini, Kementerian Keuangan akan menguras anggaran hanya demi untuk mendandani ruang rapat kantor pusat Kemenkeu. Tidak tanggung-tanggung, uang yang akan dihambur-hambur untuk mendandani ruang rapat kantor itu sebesar Rp14 miliar," jelas Koordinator Advokasi dan Investigasi Fitra, Uchok Sky Khadafi dalam siaran pers yang diterima Sindonews, Kamis (27/12/2012).
Uchok merinci, anggaran sebesar itu, rencana akan digunakan untuk membeli sejumlah perlengkapan ruang rapat,. Perlengkapan itu di antaranya, keset dan karpet dengan harga Rp529 juta, dan saat ini telah menyelesaikan proses lelang yang dimenangkan CV Sembilan Benua.
"Anggaran sebesar Rp14 miliar untuk membeli bermacam-macam, seperti, pertama, keset dan karpet dengan anggaran sebesar Rp.529.977.716. Sudah selesai proses lelangnya CV Sembilan Benua, yang beralamat Jl Ence Sumantadiredja, Pamoyangan Bogor pemenangnya, serta kontrak sudah ditandatangani tanggal 14 Maret 2012," beber Uchok.
Selain itu, ada juga pengeluaran pembelian karpet dengan harga lebih dari Rp1,9 miliar yang juga telah melalui proses lelang, dan dimenangkan CV Trimitra Sejati.
Ada pula biaya pembelian video conference senilai Rp11 miliar dengan proses lelang dan dimenangkan PT. Mitra Intergarasi Informatika.
(lns)