DPR prihatin Kementerian ESDM masuk kategori malas

Selasa, 25 Desember 2012 - 09:00 WIB
DPR prihatin Kementerian...
DPR prihatin Kementerian ESDM masuk kategori malas
A A A
Sindonews.com - Anggota Komisi VII DPR Dewi Aryani mengaku prihatin dengan masuknya Kementerian Negara Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) dalam kategori kementerian termalas yang tidak mampu menyerap anggaran dengan baik, versi Forum Indonesia untuk Transparansi Anggaran (Fitra).

“Sangat prihatin dengan kementrian yang tidak mampu berkinerja baik, terutama ESDM yang menjadi mitra saya di Komisi VII DPR,” kata Dewi melalui pesan singkatnya kepada Sindonews, Selasa (25/12/2012).

Politikus Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) ini menegaskan, pada saat pembahasan anggaran, DPR sudah mendorong untuk membuat program tata kelola energi yang sangat komprehensif, namun hal itu kandas dan tidak terealisasi.

“Masih Berkutat pada rutinitas seperti BBM (Bahan Bakar Minyak) dan listrik saja yang selama ini tidak dicari solusi alternatif, tapi malah memangkas hak rakyat dengan program pembatasan subsidi, bahkan pelarangan menggunakan bbm bersubsidi,” ucapnya.

Seperti diketahui, dari catatan Fitra pada Minggu 23 Desember 2013, enam kementerian yang dikatakan malas adalah Kementerian Negara Perumahan Rakyat (Kemenpera), Kementerian Negara Pemuda dan Olahraga (Kemenpora), Kementerian Negara Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Kementerian Negara Pembangunan Daerah Tertinggal (Kemeneg PDT), Kementerian Kebudayaan dan Pariwisata (Kemenbudpar), dan Kementerian Koordinator Bidang Kesejahteraan Rakyat (Kemenkokesra).

"Catatan Seknas Fitra berdasarkan laporan realisasi anggaran semester I terhadap kinerja anggaran kementerian, hingga pertengahan Tahun 2012 belum mencapai 50 persen, sebagaimana yang ditargetkan," kata Koordinator Riset Fitra, Maulana, dalam konferensi pers Catatn Akhir Tahun Anggaran 2012 di Sekretarian Nasional (Seknas) Fitra, Mampang, Jakarta Selatan.

Terakhir dia menjelaskan, dari hasil riset tersebut menunjukkan, kasus realisasi anggaran terulang seperti tahun lalu. Hanya menyerap anggaran kurang dari 20 persen, mengindikasikan kinerja kementerian yang malas.

“Kemenpera, Kemenpora, ESDM, Kementerian PDT, Kemenbudpar, Kemenkokesra. Buruknya kinerja penyerapan anggaran Kementerian ini menjadi salah satu sebab terulangnya kasus realisasi anggaran seperti tahun lalu," ucapnya.
(maf)
Berita Terkait
Dongkrak Kinerja Kabinet!
Dongkrak Kinerja Kabinet!
Reshuffle Kabinet Diyakini...
Reshuffle Kabinet Diyakini Mampu Genjot Kinerja
Persepi Sebut Opini...
Persepi Sebut Opini Publik Tak Sepenuhnya Jadi Ukuran Kinerja Kementerian
Perombakan Kabinet Dinilai...
Perombakan Kabinet Dinilai Masih Menunjukkan Politik Transaksional
Perbaiki Kinerja Kabinet,...
Perbaiki Kinerja Kabinet, Relawan Jokowi Dorong Reshuffle
Reshuffle Kabinet Harus...
Reshuffle Kabinet Harus Berbasis Kinerja, Bukan Letupan Politik
Berita Terkini
Gempa M7,1 Guncang Jepang,...
Gempa M7,1 Guncang Jepang, Kemlu Pastikan Tidak Ada WNI Jadi Korban
PWI Cabut Laporan Polisi...
PWI Cabut Laporan Polisi terhadap Hotman Paris
Perindo Bekali Anggota...
Perindo Bekali Anggota Legislatif Strategi Pemenangan dan Pemahaman Teknis Kepemiluan
Anggota DPRD Jatim Ditahan...
Anggota DPRD Jatim Ditahan KPK, Diduga Beri Suap Rp1,5 Miliar demi Jatah Dana Hibah Rp83,4 Miliar
Pakar Hukum Tata Negara...
Pakar Hukum Tata Negara Dorong Ambang Batas Fraksi daripada Ambang Batas Parlemen
Dasar Penetapan Febrie...
Dasar Penetapan Febrie sebagai Tersangka TPPU Dipertanyakan
Infografis
Dzikry Lazuardi, Analis...
Dzikry Lazuardi, Analis Persija yang Dipercaya John Herdman Masuk Tim Pelatih Timnas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved