Natal, inflasi Tegal meningkat
Minggu, 23 Desember 2012 - 17:51 WIB
Natal, inflasi Tegal meningkat
A
A
A
Sindonews.com - Menjelang perayaan Natal, Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kota Tegal memperkirakan bahwa inflasi pada bulan Desember 2012 mengalami peningkatan pada kisaran 0,20 persen-0,40 persen (mtm) dari bulan sebelumnya (deflasi -0,37 persen).
Kondisi ini akibat meningkatnya permintaan kebutuhan pokok masyarakat menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru 2013. Selain itu, TPID Kota Tegal juga memperkirakan bahwa inflasi Kota Tegal pada tahun 2012 masih akan relatif rendah yakni berada pada kisaran 3-3,5 persen di bawah target inflasi nasional sebesar 4,5 persen + 1 persen.
Sekretaris Tim Pengarah TPID Kota Tegal Yoni Depari menyampaikan, peningkatan inflasi jelang Natal lantaran adanya beberapa komoditas mengalami kenaikan harga antara lain beras, daging ayam ras, daging sapi, daging kambing, telur ayam ras, cabe merah, cabe rawit dan bawang merah.
"Harga kebutuhan pokok cenderung meningkat saat jelang Natal," katanya ketika dihubungi, Minggu (23/12/2012).
Sedangkan stok beras yang dikuasai Bulog Sub Divre VI Pekalongan per 19 Desember 2012 sampai saat ini dalam keadaan aman yakni 57.669 ton atau cukup untuk memenuhi kebutuhan operasional penyaluran raskin hingga bulan Juni 2013.
Sedangkan prognosa pengadaan beras 2012 sebesar 160.000 ton dengan realisasi sebesar 157.459 ton setara beras (98,41 persen).
"Stok kebutuhan pokok masyarakat untuk memenuhi permintaan masyarakat menjelang Natal dan Tahun Baru masih mencukupi dan aman," katanya.
Informasi dari Dinas Kelautan dan Pertanian Kota Tegal pasokan sapi potong di Kota Tegal juga sudah mengalami peningkatan pada bulan Desember 2012.
Kondisi ini akibat meningkatnya permintaan kebutuhan pokok masyarakat menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru 2013. Selain itu, TPID Kota Tegal juga memperkirakan bahwa inflasi Kota Tegal pada tahun 2012 masih akan relatif rendah yakni berada pada kisaran 3-3,5 persen di bawah target inflasi nasional sebesar 4,5 persen + 1 persen.
Sekretaris Tim Pengarah TPID Kota Tegal Yoni Depari menyampaikan, peningkatan inflasi jelang Natal lantaran adanya beberapa komoditas mengalami kenaikan harga antara lain beras, daging ayam ras, daging sapi, daging kambing, telur ayam ras, cabe merah, cabe rawit dan bawang merah.
"Harga kebutuhan pokok cenderung meningkat saat jelang Natal," katanya ketika dihubungi, Minggu (23/12/2012).
Sedangkan stok beras yang dikuasai Bulog Sub Divre VI Pekalongan per 19 Desember 2012 sampai saat ini dalam keadaan aman yakni 57.669 ton atau cukup untuk memenuhi kebutuhan operasional penyaluran raskin hingga bulan Juni 2013.
Sedangkan prognosa pengadaan beras 2012 sebesar 160.000 ton dengan realisasi sebesar 157.459 ton setara beras (98,41 persen).
"Stok kebutuhan pokok masyarakat untuk memenuhi permintaan masyarakat menjelang Natal dan Tahun Baru masih mencukupi dan aman," katanya.
Informasi dari Dinas Kelautan dan Pertanian Kota Tegal pasokan sapi potong di Kota Tegal juga sudah mengalami peningkatan pada bulan Desember 2012.
(ysw)