Proyek Hambalang, KPK harus panggil Menkeu
Jum'at, 21 Desember 2012 - 14:42 WIB
Proyek Hambalang, KPK harus panggil Menkeu
A
A
A
Sindonews.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) diminta untuk segera memanggil Menteri Keuangan (Menkeu) Agus Martowardojo menyangkut perkara korupsi, proyek pembangunan pusat pendidikan dan pelatihan sekolah olahraga nasional (P3SON) di Hambalang, Bogor, Jawa Barat.
"Tidak ada alasan bagi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk tidak melakukan pemeriksaan terhadap Agus Martowardojo," kata Pakar hukum pidana Universitas Indonesia Ganjar Laksamana di Gedung KPK, Kuningan, Jakarta Selatan, Jumat (21/12/2012).
Perlunya pemanggilan tersebut, katanya, untuk mengklarifikasi sejumlah temuan maupun keterangan yang dikumpulkan penyidik dari para saksi yang mungkin saja mengindikasikan Agus ikut terlibat dalam proyek senilai Rp2,5 triliun tersebut.
"Pemanggilan itu perlu. Begitu nama disebut dan ada dugaan keterlibatan," katanya.
Namun, dirinya menganggap KPK tidak mau tergesah-gesah memanggil Agus lantaran masih mengumpulkan bukti-bukti yang menguatkan dugaan tersebut.
"Tentunya, ada juga strategi-strategi khusus yang sedang dipersiapkan oleh para penyidik anak buah Abraham Samad cs itu. Nalar saya, KPK tentu tidak akan asal memanggil seseorang. Tentu KPK juga masih memikirkan efek pemanggilan," katanya.
"Tidak ada alasan bagi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk tidak melakukan pemeriksaan terhadap Agus Martowardojo," kata Pakar hukum pidana Universitas Indonesia Ganjar Laksamana di Gedung KPK, Kuningan, Jakarta Selatan, Jumat (21/12/2012).
Perlunya pemanggilan tersebut, katanya, untuk mengklarifikasi sejumlah temuan maupun keterangan yang dikumpulkan penyidik dari para saksi yang mungkin saja mengindikasikan Agus ikut terlibat dalam proyek senilai Rp2,5 triliun tersebut.
"Pemanggilan itu perlu. Begitu nama disebut dan ada dugaan keterlibatan," katanya.
Namun, dirinya menganggap KPK tidak mau tergesah-gesah memanggil Agus lantaran masih mengumpulkan bukti-bukti yang menguatkan dugaan tersebut.
"Tentunya, ada juga strategi-strategi khusus yang sedang dipersiapkan oleh para penyidik anak buah Abraham Samad cs itu. Nalar saya, KPK tentu tidak akan asal memanggil seseorang. Tentu KPK juga masih memikirkan efek pemanggilan," katanya.
(mhd)