Komentar SBY bikin gaduh politik
Kamis, 13 Desember 2012 - 13:21 WIB
Komentar SBY bikin gaduh politik
A
A
A
Sindonews.com - Pakar Hukum Tata Negara Margarito Kamis menilai pernyataan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) mengenai koruptor yang disampaikan saat Hari Antikorupsi Sedunia hanya akan membuat kegaduhan di politik tanah air.
"Kalau kita lihat secara keseluruhan apa yang disampaikan Pak Presiden tidak ada pernyataan yang dapat berguna dan saya melihat ini hanya bikin membuat kegaduhan politik saja di Indonesia," jelas Margarito saat dihubungi Sindonews, Kamis (13/12/2012).
Dia mengatakan, presiden sebagai orang yang mengerti mengenai hukum tak selayaknya mengeluarkan komentar yang justru pada akhirnya menimbulkan kontroversi di masyarakat.
"Presiden itu kan orang yang taat hukum, dan mengerti hukum seharusnya tidak layak berbicara seperti itu. Ini jelas sangat disesalkan, terlebih seorang kepala negara yang berbicara sedemikian," katanya lagi.
Dia melanjutnya, apa yang disampaikan presiden dinilai seperti membuat kegaduhan di tengah permasalahan yang menimpa salah satu mantan pembantunya itu yang dijadikan tersangka dalam kasus Sport Center Hambalang, Bogor.
"Terlebih di tengah di tengah-tengah masalah yang mana mantan menteri jadi tersangka yang saat itu masih menjadi menteri dan mengundurkan diri, jadi presiden bikin gaduh saja. Kalau cuma bikin gaduh saja, ini sangat disesalkan," pungkasnya.
"Kalau kita lihat secara keseluruhan apa yang disampaikan Pak Presiden tidak ada pernyataan yang dapat berguna dan saya melihat ini hanya bikin membuat kegaduhan politik saja di Indonesia," jelas Margarito saat dihubungi Sindonews, Kamis (13/12/2012).
Dia mengatakan, presiden sebagai orang yang mengerti mengenai hukum tak selayaknya mengeluarkan komentar yang justru pada akhirnya menimbulkan kontroversi di masyarakat.
"Presiden itu kan orang yang taat hukum, dan mengerti hukum seharusnya tidak layak berbicara seperti itu. Ini jelas sangat disesalkan, terlebih seorang kepala negara yang berbicara sedemikian," katanya lagi.
Dia melanjutnya, apa yang disampaikan presiden dinilai seperti membuat kegaduhan di tengah permasalahan yang menimpa salah satu mantan pembantunya itu yang dijadikan tersangka dalam kasus Sport Center Hambalang, Bogor.
"Terlebih di tengah di tengah-tengah masalah yang mana mantan menteri jadi tersangka yang saat itu masih menjadi menteri dan mengundurkan diri, jadi presiden bikin gaduh saja. Kalau cuma bikin gaduh saja, ini sangat disesalkan," pungkasnya.
(lns)