SBY harus segera umumkan pengganti Andi
Sabtu, 08 Desember 2012 - 11:16 WIB
SBY harus segera umumkan pengganti Andi
A
A
A
Sindonews.com - Langkah Andi Mallarangeng mundur dari jabatan Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) karena tersangkut perkara hukum dinilai sebagai langkah yang tepat.
Menurut Ketua Dewan Pertimbangan Partai Golkar Akbar Tanjung, pengunduran diri Andi sudah tepat dan realistis. Dengan mundur dari jabatan maka, yang bersangkutan bisa fokus mengikuti jalannya proses hukum.
Kepada Presiden Susilo Bamvang Yudhoyono (SBY), Akbar meminta, agar lekas merespon pengunduran diri Andi tersebut, dengan segera memilih Menpora yang baru.
"Kalau bisa besok atau lusa langsung diputuskan, dan diumumkan nama itu. Banyak orang yang bisa mengisi kursi Menpora, baik dari Partai Demokrat sendiri, ataupun dari partai koalisi lainnya," ujar Akbar di Jakarta, Sabtu (8/12/2012).
Akbar yang juga mantan Menpora berharap agar sosok pengganti Andi nantinya bisa bergerak cepat, sebab masih banyak tugas dan harapan dari masyarakat yang harus dilaksanakan dalam waktu 1 tahun kedepan.
Presiden SBY juga bisa mencari pengganti Andi dari para profesional. Dengan syarat sosok tersebut bisa berkomunikasi dengan partai-partai Setgab koalisi.
"Kalau soal nama sih biarkan Presiden yang memiliki hak prerogatif itu," ucapnya.
Menurut Ketua Dewan Pertimbangan Partai Golkar Akbar Tanjung, pengunduran diri Andi sudah tepat dan realistis. Dengan mundur dari jabatan maka, yang bersangkutan bisa fokus mengikuti jalannya proses hukum.
Kepada Presiden Susilo Bamvang Yudhoyono (SBY), Akbar meminta, agar lekas merespon pengunduran diri Andi tersebut, dengan segera memilih Menpora yang baru.
"Kalau bisa besok atau lusa langsung diputuskan, dan diumumkan nama itu. Banyak orang yang bisa mengisi kursi Menpora, baik dari Partai Demokrat sendiri, ataupun dari partai koalisi lainnya," ujar Akbar di Jakarta, Sabtu (8/12/2012).
Akbar yang juga mantan Menpora berharap agar sosok pengganti Andi nantinya bisa bergerak cepat, sebab masih banyak tugas dan harapan dari masyarakat yang harus dilaksanakan dalam waktu 1 tahun kedepan.
Presiden SBY juga bisa mencari pengganti Andi dari para profesional. Dengan syarat sosok tersebut bisa berkomunikasi dengan partai-partai Setgab koalisi.
"Kalau soal nama sih biarkan Presiden yang memiliki hak prerogatif itu," ucapnya.
(lns)