Anak emas partai tak jamin bisa rebut kursi DPR

Jum'at, 07 Desember 2012 - 19:56 WIB
Anak emas partai tak...
Anak emas partai tak jamin bisa rebut kursi DPR
A A A
Sindonews.com - Sistem suara terbanyak dalam Pemilu legislatif akan memaksa semua kader partai bekerja keras. Bahkan figur yang menjadi anak emas partai pun tak memiliki jaminan terpilih dalam sistem pasar bebas memperebutkan suara rakyat.

"Untuk masalah caleg 2014, semua memang kembali pada kader partai atau para celeg. Siapa yang dapat suara banyak dialah yang jadi. Tak ada banyak pengaruh mau dianakemaskan partai atau tidak, semua tergantung sang kader apakah bisa dipercaya masyarakat atau tidak," ujar Ketua Barisan Muda Penegak Amanat Nasional (BM PAN) Yandri susanto di Jakarta, Jumat (7/12/2012).

Anggota Komisi II DPR ini menambahkan, keberhasilan sebuah partai pada akhirnya tergantung seberapa kuat militansi kadernya dalam bekerja. Sebaliknya, tidak ada pengaruh subyektifitas partai terhadap sosok tertentu dalam mencapai keberhasilan pencalegan seseorang.

Yang menentukan adalah sejauh mana partai bisa menyemangati kader untuk benar-benar bekerja di akar rumput. Bagi PAN, lanjut dia, masalah sistem suara terbanyak memang penting demi memastikan bahwa seorang wakil rakyat memang dikenal dan dekat dengan konstituen.

"Bahkan PAN pengusul pertama sistem ini. Sebelum suara terbanyak dipakai dalam UU Pemilu, AD/ART PAN sudah lebih dulu memakainya. Jadi mau di pengurus partai atau bukan, kalau bekerja ke bawah ya berhasil. Kalau tidak ya gagal," terang Yandri.

Dia memastikan bahwa di internal partainya tak akan ada persaingan tak sehat ataupun kecemburuan para kader dalam perebutan kursi DPR di 2014. Sebagai partai terbuka, PAN justru mengajak siapa pun yang bersedia bekerja ke akar rumput untuk bergabung.

"Setelah masuk partai, semua posisinya sama. Tak ada anak emas dan silahkan para caleg sapa rakyat. Inilah sebabnya maka Ketua Umum sekaligus Capres kami (Hatta Rajasa) selalu mengingatkan agar kader rajin-rajin bersua dan bercengkrama dengan masyarakat. Sebab dekat dengan masyarakat adalah kunci demokrasi itu sendiri, yakni mencapai kemaslahatan sepenuhnya untuk rakyat. Suara rakyat diatas segalanya," ungkap Yandri.
(lns)
Berita Terkait
Pemerintah Belum Tuntaskan...
Pemerintah Belum Tuntaskan Hak 2.747 Penyelenggara Pemilu 2014
DPR Minta Pemerintah...
DPR Minta Pemerintah Bayar Uang Penghargaan Penyelenggara Pemilu 2014
Kebocoran Data Pemilih...
Kebocoran Data Pemilih Pemilu 2014, Ini Kata KPU DIY
Capaian Partai Gerindra...
Capaian Partai Gerindra di Pemilu 2009, 2014, dan 2019
Peretas Diduga Bobol...
Peretas Diduga Bobol Data Pemilih Pemilu 2014 Melalui KPU
Data Pemilih Pemilu...
Data Pemilih Pemilu 2014 Diduga Dibobol, Termasuk DPT Bantul
Berita Terkini
UU PFII Bukti Pemerintah...
UU PFII Bukti Pemerintah Serius Bangun Fondasi Ekonomi Jangka Panjang
BGN Perkenalkan Deputi-Sestama...
BGN Perkenalkan Deputi-Sestama Baru, Ada Mantan Kapuspenkum Kejagung
Dugaan Penyamaran Aset...
Dugaan Penyamaran Aset Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah Disorot
Jadi Investor Fiktif,...
Jadi Investor Fiktif, 10 WNA Ditangkap Imigrasi
Penguatan Kualitas Lulusan...
Penguatan Kualitas Lulusan Terus Digencarkan SGU
Cerita Megawati Pergoki...
Cerita Megawati Pergoki Intelijen: Hidup Saya Ini Diinteli Terus
Infografis
Robi Darwis, Anak Emas...
Robi Darwis, Anak Emas Gerald Vanenburg di Piala AFF U-23 2025
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved