Eros Djarot: KPU bukan Superman
Jum'at, 07 Desember 2012 - 16:02 WIB
Eros Djarot: KPU bukan Superman
A
A
A
Sindonews.com - Komisi Pemilihan Umum (KPU) diminta menyadari kekurangan dan keterbatasannya baik secara teknis maupun dana dalam melaksanakan verifikasi faktual 18 partai politik (Parpol) seperti rekomendasi Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP).
Jika memang tak mampu, KPU harus berani menolak rekomendasi tersebut, sebab jika dipaksakan akan berdampak terhadap hasil verifikasi itu sendiri.
"KPU bukan Superman, dengan waktu dan dana yang terbatas, anda (KPU) ini tidak bisa. Tapi kalau anda bilang bisa yah, justru karena memaksakan, dan dengan begini mereka tidak berani untuk menghargai diri sendiri. Seharusnya tetap pada komitmen bahwa partai tersebut tidak lolos administrasi," ujar Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Nasional Banteng Kemerdekaan (PNBK), Eros Djarot dalam diskusi "Menyoal Kualitas Verifikasi Parpol" di Media Center KPU, Jalan Imam Bonjol, Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (7/12/2012).
Eros khawatir, dengan keterbatasan tersebut KPU justru mendapat banyak pertentangan karena hasil yang didapat tidak sesuai dengan harapan.
"Saya mengajak lebih berani mengatakan bahwa mereka saat ini seadanya, jika diteruskan nanti hasilnya juga seadanya," tandasnya.
Menurut Eros, partai yang tidak lolos verifikasi faktual sebaiknya menerima dengan lapang dada atas keputusan KPU tersebut,
"Kalau saya melihat lebih tidak ikut verifikasi lanjutan, harusnya semua nerima dengan ini. Kalau tidak lolos ya sudah, dan KPU harusnya ketika mereka yakin, ya sudah lanjutkan untuk tidak verifikasi," tukasnya.
Jika memang tak mampu, KPU harus berani menolak rekomendasi tersebut, sebab jika dipaksakan akan berdampak terhadap hasil verifikasi itu sendiri.
"KPU bukan Superman, dengan waktu dan dana yang terbatas, anda (KPU) ini tidak bisa. Tapi kalau anda bilang bisa yah, justru karena memaksakan, dan dengan begini mereka tidak berani untuk menghargai diri sendiri. Seharusnya tetap pada komitmen bahwa partai tersebut tidak lolos administrasi," ujar Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Nasional Banteng Kemerdekaan (PNBK), Eros Djarot dalam diskusi "Menyoal Kualitas Verifikasi Parpol" di Media Center KPU, Jalan Imam Bonjol, Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (7/12/2012).
Eros khawatir, dengan keterbatasan tersebut KPU justru mendapat banyak pertentangan karena hasil yang didapat tidak sesuai dengan harapan.
"Saya mengajak lebih berani mengatakan bahwa mereka saat ini seadanya, jika diteruskan nanti hasilnya juga seadanya," tandasnya.
Menurut Eros, partai yang tidak lolos verifikasi faktual sebaiknya menerima dengan lapang dada atas keputusan KPU tersebut,
"Kalau saya melihat lebih tidak ikut verifikasi lanjutan, harusnya semua nerima dengan ini. Kalau tidak lolos ya sudah, dan KPU harusnya ketika mereka yakin, ya sudah lanjutkan untuk tidak verifikasi," tukasnya.
(lns)