Marzuki tantang KPK berani memeriksa dirinya
Senin, 26 November 2012 - 14:25 WIB
Marzuki tantang KPK berani memeriksa dirinya
A
A
A
Sindonews.com - Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Marzuki Alie menantang Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk memeriksa dirinya jika terindikasi dalam kasus korupsi. Menurutnya, kalau memang terbukti bersalah, KPK tentu tak boleh takut untuk memanggilnya.
“Kalau Ketua DPR tidak disentuh-sentuh, tidak boleh itu. Kalau Ketua DPR nya ada fakta hukum, silakan diproses, siapapun, tidak perlu ragu-ragu, siapapun, semuanya berlaku sama di depan hukum,“ tantangnya di Hotel JW Marriot, Jakarta, Senin (26/11/2012).
Dia juga meminta KPK berani memeriksa para pejabat yang diduga terjerat kasus korupsi. Selain itu, KPK tidak boleh ragu-garu berdiri sebagai lembaga independen yang tugasnya memberantas korupsi.
“Kalau KPK masih gamang ini menjadi presendens dalam pemberantasan korupsi,“ ujar Marzukie saat ditemui
Lebih lanjut dia mengatakan, KPK saat ini perlu dilengkapi perangkat lainnya agar lebih kuat. “Jangan ada usaha-usaha memperlemah kewenangan KPK. KPK perlu dilengkapi dengan perangkat aturan lainnya agar korupsi ini berkurang koruptor jangan seperti patah tumbuh hilang berganti,“ tandasnya.
Seperti diketahui Marzuki Alie pernah disebut-sebut ikut menerima jatah atau fee terkait pengurusan alokasi anggaran Dana Proyek Pembangungan Infrastruktur Daerah (PPID). Namun, Marzuki Alie membantah dugaan itu. Dia pun siap diperiksa KPK untuk memberikan penjelasan terkait proyek itu.
“Kalau Ketua DPR tidak disentuh-sentuh, tidak boleh itu. Kalau Ketua DPR nya ada fakta hukum, silakan diproses, siapapun, tidak perlu ragu-ragu, siapapun, semuanya berlaku sama di depan hukum,“ tantangnya di Hotel JW Marriot, Jakarta, Senin (26/11/2012).
Dia juga meminta KPK berani memeriksa para pejabat yang diduga terjerat kasus korupsi. Selain itu, KPK tidak boleh ragu-garu berdiri sebagai lembaga independen yang tugasnya memberantas korupsi.
“Kalau KPK masih gamang ini menjadi presendens dalam pemberantasan korupsi,“ ujar Marzukie saat ditemui
Lebih lanjut dia mengatakan, KPK saat ini perlu dilengkapi perangkat lainnya agar lebih kuat. “Jangan ada usaha-usaha memperlemah kewenangan KPK. KPK perlu dilengkapi dengan perangkat aturan lainnya agar korupsi ini berkurang koruptor jangan seperti patah tumbuh hilang berganti,“ tandasnya.
Seperti diketahui Marzuki Alie pernah disebut-sebut ikut menerima jatah atau fee terkait pengurusan alokasi anggaran Dana Proyek Pembangungan Infrastruktur Daerah (PPID). Namun, Marzuki Alie membantah dugaan itu. Dia pun siap diperiksa KPK untuk memberikan penjelasan terkait proyek itu.
(lns)