Kasus Century jadi alat barter parpol dengan pemerintah
Sabtu, 24 November 2012 - 10:04 WIB
Kasus Century jadi alat barter parpol dengan pemerintah
A
A
A
Sindonews.com - Banyak pihak pesimis, kasus bailout Bank Century bisa dituntaskan. Sekalipun, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah menetapakan dua mantan pejabat Bank Indonesia sebagai tersangka, kasus itu nanti tetap saja bisa menguap dan tak rampung.
Bahkan kasus itu bisa dijadikan para politisi partai politik (parpol) sebagai alat tukar dengan pihak pemerintah.
“Century itu bisa dijadikan bola negoisasi yang ingin dipantulkan. Ada keseimbangan indikasi barter. Jadi Century sangat mungkin layu sebelum berkembang,“ ujar Pengamat politik Hanta Yudha saat diskusi di Warung Daun, Cikini, Jakarta, Sabtu (24/11/2012).
Bisa juga kasus Century itu dijadikan alat koalisi bagi parpol untuk kepentingan Pemilu 2014 mendatang.
“Century itu bisa dikatakan juga sebagai bola untuk Pemilu. Konteks Pemilu, Century ini tujuannya bukan untuk diselesaikan, tapi dibiarkan menguap,“ ujarnya lagi.
Kasus Century bisa saja dimainkan para politisi Senayan untuk bisa menekan parpol penguasa dalam Pemilu 2014, agar bisa mendapatkan posisi di pemerintahan.
“Partai partai sedang memainkan koalisi centripetal. Menjadikan Century sebagai alat penekan, mengharapkan mitra koalisi," pungkasnya.
Bahkan kasus itu bisa dijadikan para politisi partai politik (parpol) sebagai alat tukar dengan pihak pemerintah.
“Century itu bisa dijadikan bola negoisasi yang ingin dipantulkan. Ada keseimbangan indikasi barter. Jadi Century sangat mungkin layu sebelum berkembang,“ ujar Pengamat politik Hanta Yudha saat diskusi di Warung Daun, Cikini, Jakarta, Sabtu (24/11/2012).
Bisa juga kasus Century itu dijadikan alat koalisi bagi parpol untuk kepentingan Pemilu 2014 mendatang.
“Century itu bisa dikatakan juga sebagai bola untuk Pemilu. Konteks Pemilu, Century ini tujuannya bukan untuk diselesaikan, tapi dibiarkan menguap,“ ujarnya lagi.
Kasus Century bisa saja dimainkan para politisi Senayan untuk bisa menekan parpol penguasa dalam Pemilu 2014, agar bisa mendapatkan posisi di pemerintahan.
“Partai partai sedang memainkan koalisi centripetal. Menjadikan Century sebagai alat penekan, mengharapkan mitra koalisi," pungkasnya.
(lns)