Boediono lengser, Demokrat untung

Jum'at, 23 November 2012 - 16:45 WIB
Boediono lengser, Demokrat...
Boediono lengser, Demokrat untung
A A A
Sindonews.com - Munculnya wacana Hak Menyatakan Pendapat (HMP), seharusnya dimanfaatkan Partai Demokrat untuk mendongkel posisi Boediono dari jabatannya sebagai Wakil Presiden (Wapres).

Hal itu dikatakan anggota Tim Pengawas (Timwas) rekomendasi DPR kasus Bank Century Bambang Soesatyo. Menurutnya, HMP untuk membantu dalam pengungkapan terlibat atau tidaknya Boediono dalam kasus tersebut.

"HMP penting untuk memberi kepastian hukum dan kepastian politik bagi Boediono. Apabila DPR setuju dan Mahkamah Konstitusi (MK) dalam waktu paling lama 90 hari menilai ada perbuatan melawan hukum dalam kasus Bank Century sebagaimana temuan BPK dan Pansus DPR," ujar Bambang, lewat pesan singkatnya yang diterima wartawan, Jumat (23/11/2012).

Selain itu, Demokrat juga bisa diuntungkan jika ternyata Boedino memang dinyatakan bersalah dalam kasus sebesar Rp6,7 triliun itu. Pasalnya, kursi Wapres yang ditinggalkan Boediono bisa diisi oleh kader Partai Demokrat.

"Sebenarnya terbuka peluang bagi tokoh Partai Demokrat seperti Marzuki Alie, Menteri Jero Wacik, Syarif Hasan dan lainnya untuk menduduki kursi Wapres yang ditinggalkan Boediono," katanya.

Politikus Partai Golkar ini menambahkan, kalau MK menilai tidak menemukan cukup bukti perbuatan melawan hukum, maka Boediono bebas dan nama baiknya bisa dipulihkan.

"Dengan demikian pemerintahan SBY-Boediono dalam mengakhiri masa tugas pemerintahannya tidak memiliki beban besar lagi atau tersandera, terkait kasus Bank Century," ucapnya.

Pada kesempatan itu, dia juga mengingatkan kepada semua pihak termasuk Demokrat, HMP bukanlah sesuatu yang harus dijadikan momok untuk menyelesaikan kasus tersebut.

"Tapi menjadi jalan emas untuk mengakhiri polemik politik dan memberikan kepastian hukum bagi Boediono," tegasnya.

Lebih lanjut dia menjelaskan, Timwas DPR sendiri, sedang menyusun draf laporan akhir untuk diambil keputusan dalam rapat pleno internal Timwas awal Desember mendatang.

"Selanjutnya, laporan tersebut akan dibacakan dalam paripurna penutupan masa sidang 2012. Timwas kemungkinan besar akan merekomendasikan kepada DPR untuk menggunakan HMP," tandasnya.
(maf)
Berita Terkait
Eks Deputi Gubernur...
Eks Deputi Gubernur BI Budi Mulya Ajukan Peninjauan Kembali ke MA
Batalkan Putusan PK...
Batalkan Putusan PK Pertama, MA Bebaskan Terpidana Bank Century
International Budget...
International Budget Partnership: Perpu Covid-19 Untuk Kepentingan Elit Ekonomi dan Politik
Mau Punya Mobil Seperti...
Mau Punya Mobil Seperti CEO Toyota? Siap-Siap, Century GRMN SUV Segera Meluncur!
Fahri Sindir Proyek...
Fahri Sindir Proyek Kereta Cepat: Presiden Nyaris Disalahkan karena Talangi Bank Rugi
3 Film yang Memiliki...
3 Film yang Memiliki Alur Cerita Mirip 20th Century Girl, Kisah Cinta Pertama Berakhir Nyesek
Berita Terkini
Kasus dr Tifa dan Roy...
Kasus dr Tifa dan Roy Suryo P-21, Akankah Polemik Ijazah Berakhir di Pengadilan?
Sangkal Menkeu dan Gubernur...
Sangkal Menkeu dan Gubernur BI Diganti, Mensesneg: Justru Harus Kita Perkuat
Usai Silmy Karim Ditahan...
Usai Silmy Karim Ditahan KPK, Kursi Wamen Imipas Dibiarkan Kosong
Kasus Korupsi MBG Jadi...
Kasus Korupsi MBG Jadi Alarm Integritas Yayasan, PFI Dorong Audit dan Pengawasan Ketat
BI Rate Naik dan Rupiah...
BI Rate Naik dan Rupiah (tetap) Melemah
Penahanan Sudewo Dipindah...
Penahanan Sudewo Dipindah ke Semarang Jelang Sidang Perdana Kasusnya
Infografis
PM Benjamin Netanyahu...
PM Benjamin Netanyahu Lengser, Begini Reaksi Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved