Pimpinan KPK diminta untuk kompak
Rabu, 21 November 2012 - 14:18 WIB
Pimpinan KPK diminta untuk kompak
A
A
A
Sindonews.com - Sebanyak 14 eks penyidik KPK yang didampingi Direktur Tindak Pidana Korupsi Mabes Polri Brigadir Jenderal Nur Ali dan Kepala Badan Reserse Kriminal Mabes Polri Irjon Pol Sutarman, sehingga berjumlah 16 orang dari pihak Polri menggelar rapat tertutup dengan Komisi III DPR.
Anggota Komisi III Trimedia Panjaitan yang mengikuti rapat tersebut mengaku penyidik KPK menyampaikan banyak hal.
Menurutnya, KPK diminta lebih profesional. "Mereka mengeluhkan profesionalisme KPK harus dijaga, dalam menindaklanjuti kasus harus profesional," ujar Trimedia di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (21/11/2012).
Selain itu, para penyidik tersebut, sambung Trimedia berpesan supaya kekompakan pimpinan KPK harus tetap dijaga. "Kekompakan pimpinan harus dijaga," ujarnya.
Politikus Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) itu menyatakan, dari 14 penyidik yang mengikuti rapat, ada enam penyidik yang terlihat aktif berbicara, dirinya yakin apa yang disampaikan benar adanya.
"Yang saya catat ada enam orang yang ngomong, tidak mungkin mereka bohong. Dia menceritakan apa yang dialami selama empat tahun ke atas bertugas (di KPK)," ujarnya.
Penyidik Polri yang sudah tidak lagi bertugas di KPK itu, imbuhnya, menyatakan keberadaan penyidik Polri di KPK masih sangat perlu dibutuhkan.
"Mereka berpendapat tidak boleh dilepas dengan penyidik indpenden, mereka khawatir kalau itu dilepas," pungkasnya.
Anggota Komisi III Trimedia Panjaitan yang mengikuti rapat tersebut mengaku penyidik KPK menyampaikan banyak hal.
Menurutnya, KPK diminta lebih profesional. "Mereka mengeluhkan profesionalisme KPK harus dijaga, dalam menindaklanjuti kasus harus profesional," ujar Trimedia di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (21/11/2012).
Selain itu, para penyidik tersebut, sambung Trimedia berpesan supaya kekompakan pimpinan KPK harus tetap dijaga. "Kekompakan pimpinan harus dijaga," ujarnya.
Politikus Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) itu menyatakan, dari 14 penyidik yang mengikuti rapat, ada enam penyidik yang terlihat aktif berbicara, dirinya yakin apa yang disampaikan benar adanya.
"Yang saya catat ada enam orang yang ngomong, tidak mungkin mereka bohong. Dia menceritakan apa yang dialami selama empat tahun ke atas bertugas (di KPK)," ujarnya.
Penyidik Polri yang sudah tidak lagi bertugas di KPK itu, imbuhnya, menyatakan keberadaan penyidik Polri di KPK masih sangat perlu dibutuhkan.
"Mereka berpendapat tidak boleh dilepas dengan penyidik indpenden, mereka khawatir kalau itu dilepas," pungkasnya.
(mhd)