Mendagri izinkan KPU rombak Setjen
Selasa, 20 November 2012 - 15:11 WIB
Mendagri izinkan KPU rombak Setjen
A
A
A
Sindonews.com - Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Gamawan Fauzi mengizinkan Komisi Pemilihan Umum (KPU) untuk mengganti Sekretaris Jenderal (Sekjen) KPU.
Gamawan juga mempersilakan Ketua KPU Husni Kamil Manik untuk memberhentikan anggota sekretariat jenderal (Setjen) yang dinilainya tidak sejalan dengan para komisioner KPU.
"Saya sudah bertemu dengan komisioner KPU, jika mereka merekomendasikan agar mau memberhentikan, silakan. Pada pertemuan itu komisioner menyerahkan 3 nama, saya sih silakan saja," kata Gamawan Fauzi di Kantor Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham), Jalan HR Rasuna Said, Jakarta Selatan, Selasa (20/11/2012).
Mantan Gubernur Sumatera Barat ini menjelaskan, Sekjen KPU juga telah siap menunggu arahan Kemendagri terkait masa depannya bersama KPU.
"Sekjen sudah diperintahkan, mereka siap dengan apa yang disampaikan oleh KPU. Jadi ini bukan menjadi masalah besar, kita bisa selesaikan bersama dan tidak ada yang perlu dipersoalkan," ucapnya.
Namun Gamawan meminta semua pihak tidak memperkeruh suasana. "Jadi tidak ada yang perlu diperluas. Ini akan baik-baik saja, jangan terlalu dibesarkan," tutupnya.
Gamawan juga mempersilakan Ketua KPU Husni Kamil Manik untuk memberhentikan anggota sekretariat jenderal (Setjen) yang dinilainya tidak sejalan dengan para komisioner KPU.
"Saya sudah bertemu dengan komisioner KPU, jika mereka merekomendasikan agar mau memberhentikan, silakan. Pada pertemuan itu komisioner menyerahkan 3 nama, saya sih silakan saja," kata Gamawan Fauzi di Kantor Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham), Jalan HR Rasuna Said, Jakarta Selatan, Selasa (20/11/2012).
Mantan Gubernur Sumatera Barat ini menjelaskan, Sekjen KPU juga telah siap menunggu arahan Kemendagri terkait masa depannya bersama KPU.
"Sekjen sudah diperintahkan, mereka siap dengan apa yang disampaikan oleh KPU. Jadi ini bukan menjadi masalah besar, kita bisa selesaikan bersama dan tidak ada yang perlu dipersoalkan," ucapnya.
Namun Gamawan meminta semua pihak tidak memperkeruh suasana. "Jadi tidak ada yang perlu diperluas. Ini akan baik-baik saja, jangan terlalu dibesarkan," tutupnya.
(maf)